PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menghadiri diskusi mulang talk bertema Transformasi Transmigrasi Menuju Pandeglang Emas bersama Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, di Gedung Graha Pancasila, Kabupaten Pandeglang, Jumat 3 April 2026.
Kehadiran Menteri Transmigrasi dalam kegiatan tersebut disambut hangat oleh pemerintah daerah. Momen ini dinilai istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-152 Kabupaten Pandeglang.
Iing menyebut kehadiran Menteri Transmigrasi sebagai simbol “pulang kampung” atau kembali ke tanah kelahiran, mengingat beliau merupakan putra asli Pandeglang.
Menurutnya, momentum ini menjadi bagian dari semangat Gong Salaka, yakni ajakan bagi masyarakat, khususnya warga Pandeglang yang telah sukses di luar daerah, untuk kembali dan berkontribusi membangun kampung halaman.
“Pulang kampung ini diharapkan membawa dampak positif serta kontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Pandeglang. Karena membangun daerah bukan hanya tugas Dewi–Iing, tetapi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, pusat, dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Iing juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendorong kemajuan daerah. Ia mengajak para pemuda untuk memiliki pola pikir maju, bekerja keras, dan aktif berkontribusi dalam pembangunan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangkitkan semangat mulang ka kampung untuk bersama-sama membangun Pandeglang. Dengan kolaborasi yang baik, kita optimistis Pandeglang akan semakin maju,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang terbuka terhadap berbagai masukan, gagasan, serta solusi dari masyarakat demi percepatan pembangunan.
Dewi–Iing, lanjutnya, berkomitmen untuk terus merealisasikan harapan masyarakat meski dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk keterbatasan fiskal.
“Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh stakeholder, kami optimistis Pandeglang akan maju. Seperti disampaikan Pak Menteri, di setiap kesulitan pasti ada kemudahan,” ujarnya.
Pada momentum HUT ke-152 ini, Iing juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi berbasis pentahelix dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah, terutama infrastruktur jalan.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur. Salah satunya melalui dukungan anggaran sebesar Rp26 miliar dari kementerian, serta Rp61 miliar pada 2025 melalui program pembangunan jalan desa.
Selain itu, pada tahun ini Kabupaten Pandeglang juga mendapatkan pembangunan sembilan ruas jalan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah.
“Pembangunan Pandeglang adalah tanggung jawab bersama. Jika Banten ingin maju, maka Pandeglang dan Lebak juga harus maju,” tegasnya.
Iing berharap masyarakat tetap optimistis serta aktif memberikan masukan dan solusi. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai keluhan, khususnya terkait infrastruktur jalan.
“Dengan keterbatasan yang ada, pembangunan akan dilakukan secara bertahap setiap tahun. Kami siap berdialog kapan pun demi kemajuan Pandeglang,” katanya.
Editor: Mastur Huda











