TANGERANG SELATAN, RADARBANTEN.CO.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) masih stabil di level tinggi menjelang awal pekan, Minggu, 13 Juli 2025.
Harga jual emas Antam tercatat Rp 1.919.000 per gram, sedangkan harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam dipatok di angka Rp 1.763.000 per gram. Dengan demikian, terdapat selisih atau spread sebesar Rp 156.000 per gram.
Sementara itu, harga emas global (spot) tercatat di kisaran Rp 1.752.072 per gram, menurut data dari portal Harga-emas.org.
Ini berarti, harga emas Antam di pasar domestik lebih tinggi sekitar Rp 167.000 per gram dibandingkan harga spot dunia.
Selisih ini mencerminkan biaya logistik, margin, sertifikasi, serta faktor pajak dalam sistem perdagangan lokal.
Layanan investasi emas seperti IndoGold dan Galeri24 juga menunjukkan pola pergerakan serupa untuk pecahan emas lainnya. Meski demikian, harga emas batangan produksi Antam tetap menjadi acuan utama para investor ritel maupun kolektor di Indonesia.
Kondisi harga yang relatif stabil ini menunjukkan bahwa pasar emas dalam negeri sedang berada dalam fase konsolidasi, tanpa gejolak signifikan dari faktor eksternal maupun nilai tukar.
Tip untuk Investor:
1. Pantau harga harian, terutama pada pagi hari saat laman resmi Logam Mulia diperbarui.
2. Perhitungkan spread saat melakukan transaksi jangka pendek agar tidak mengalami kerugian.
3. Cermati kurs USD–IDR, karena harga emas global sangat sensitif terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Harga emas yang masih berada di atas Rp 1,9 juta per gram juga menunjukkan bahwa emas tetap menjadi instrumen lindung nilai (hedging) yang menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Editor: Agus Priwandono











