SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Unit Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Serang akan memprioritaskan berbagai kegiatan, termasik pengadaan barang dan jasa, bahkan pengadaan fisik berbasis e-katalog.
Kepala Bagian UKPBJ Kabupaten Serang, Hendri Mur Ardi mengatakan, pihaknya berupaya mendorong agar OPD di Kabupaten Serang untuk memaksimalkan penggunaan e-katalog, termasuk dalam hal pengadaan fisik.
Apalagi, dengan adanya update e-katalog versi 6, membuat semakin banyak jenis-jenis yang dapat dikerjakan dan dipesan melalui e-katalog.
“Kita lihat produk-produk pekerjaan konstruksi itu sudah tersedia. Makanya kita dorong teman-teman OPD yang punya paket pekerjaan konstruksi untuk melihat dulu apakah produk tersebut tersedia di e-katalog. Apabila tersedia, wajib menggunakan katalog,” katanya, Minggu, 20 Juni 2025.
Ia mengatakan, salah satu yang akan didorong melalui e-katalog dalam waktu dekat ini ialah pembangunan gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang.
“Nilainya kirang lebih sebesar Rp 9 miliar. Jadi prosesnya menggunakan e-katalog juga,” tegasnya.
Ia mengaku, ada berbagai kemudahan ketika pekerjaan fisik menggunakan sistem e-katalog. Proses pembangunannya bisa lebih cepat, bahkan terbilang efektif dan efisien.
“Katalog ini memang yang efektif dan efisien dibandingkan dengan proses tender. Kalau tender itu kurang lebih makan waktu satu bulan proses pemilihannya. Ketika produk tersedia, kita mulai lakukan verifikasi, bahkan sampai ke kontak waktunya singkat kurang lebih sekitar satu mingguan,” ujarnya.
Ia menegaskan, selama produk tersebut tersedia dalam e-katalog, berapa pun nilai pekerjaan yang sudah ditetapkan oleh OPD, dapat dikerjakan dengan menggunakan pengadaan melalui e-katalog.
“Jadi tidak ada batasan maksimal, selama produknya ada di e-katalog. Kalau di e-katalog itu minim gagal. Seperti kita ilustrasikannya seperti belanja di Shopee, tinggal klik,” ujarnya.
Selain dinas arsip, ada juga pekerjaan konstruksi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) yang sudah masuk dan akan dilakukan pengadaannya melalui e-katalog.
“Ada rehab Puskesmas. Lalu ada juga Dinas PU untuk pematangan lahan Perpusda dan ada juga Dinas KB,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











