LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Fraksi NasDem DPRD Lebak membantah tudingan politisi PDIP, Agus Ider, yang menyebut program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera) hanya dinikmati oleh kolega Gubernur Banten, Andra Soni. Tuduhan tersebut dinilai tidak berdasar dan menyesatkan.
Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD Lebak, Ujang Giri, menyatakan bahwa program Bang Andra murni menyasar desa-desa yang kondisi infrastruktur jalannya rusak berat, bukan berdasarkan kedekatan politik.
“Itu tidak benar, pernyataan Agus Ider kurang berdasar, karena faktanya jalan yang masuk program Bang Andra kondisinya memang harus dibangun agar masyarakat mendapatkan jalan yang bagus,” kata Ugi kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 6 Juli 2025.
Ia menegaskan bahwa seluruh usulan pembangunan jalan melalui program tersebut berdasarkan data resmi dari Dinas PUPR Lebak yang kemudian diteruskan ke Pemprov Banten.
“Data usulan program Bang Andra itu didata melalui Dinas PUPR Lebak lalu kemudian disampaikan ke Provinsi melalui Dinas PUPR Provinsi Banten,” pungkasnya.
Senada dengan itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Lebak, Imam Septiana, juga membantah keras tudingan tersebut. Ia menyebut program Bang Andra justru merespons kebutuhan warga, yang disampaikan melalui mekanisme resmi perencanaan pembangunan.
“Ada 213 usulan dari Lebak yang akan diajukan ke provinsi melalui Program Bang Andra, pembangunan pastinya bertahap dan jalan poros desa yang rusak itu datanya sudah ada di PUPR Lebak,” tegas Imam.
Imam menambahkan, tudingan bahwa program ini hanya untuk kolega partai pengusung gubernur adalah bentuk informasi menyesatkan.
“Berdasarkan usulan masyarakat melalui musrenbang ataupun laporan masyarakat. Tidak serta merta itu usulan dari partai pengusung atau kolega Gubernur saja, itu tidak benar,” ujarnya.
Sebelumnya, Anggota DPRD Lebak dari Fraksi PDIP, Agus Ider, melontarkan kritik bahwa program Bang Andra tidak adil dan hanya menguntungkan pihak tertentu. Pernyataan itu langsung menuai respons keras dari kader NasDem.
Editor : Merwanda











