• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Wacana Publik

Refleksi Maulid Nabi Muhammad SAW dan Perkokoh Toleransi 

Redaksi by Redaksi
Rabu, 3 September 2025 14:22
in Wacana Publik
Refleksi Maulid Nabi Muhammad SAW dan Perkokoh Toleransi 

Oleh : Dr. KH. Encep Safrudin Muhyi, MM., M.Sc

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِّتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا ۗ

RelatedPosts

Akhlak Islami generasi muda

Sumpah Pemuda di Era Digital: Meneguhkan Akhlak Islami Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 17:41
Perempuan di Balik Helm Las, Membuka Peluang Kerja Lewat Pendidikan Vokasi

Perempuan di Balik Helm Las, Membuka Peluang Kerja Lewat Pendidikan Vokasi

Rabu, 28 Oktober 2026 12:12
Pendidikan pesantren

Pesantren, Mencetak Kader Berakhlakul Karimah

Kamis, 22 Oktober 2026 11:14
Pesantren, Kekuatan Resistensi Modernisasi

Pesantren, Kekuatan Resistensi Modernisasi

Rabu, 21 Oktober 2026 06:09

Artinya : Dan demikianlah Kami jadikan kalian umat yang wasath (moderat) agar kalian menjadi saksi atas manusia dan agar Rasul menjadi saksi atas kalian. (QS. Al-Baqarah : 143)

Refleksi Fitrah Manusia

Kebaikan dan tolong-menolong merupakan fitrah manusia yang dianugerahkan Allah SWT. Dalam setiap langkah kehidupan, hati nurani kita senantiasa diingatkan oleh Allah untuk berbuat baik kepada sesama. Meski terkadang muncul godaan yang membuat kita enggan berbuat kebaikan, pada akhirnya Allah memberikan pilihan kepada kita: memilih jalan kebaikan atau keburukan. Kita tentu menyadari bahwa setiap perbuatan, baik maupun buruk, akan membawa konsekuensi, di dunia maupun di akhirat.

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diperingati setiap bulan Rabiul Awal bukanlah sekadar mengenang kelahiran seorang tokoh agung. Lebih dari itu, Maulid merupakan momen untuk merenungkan kembali fitrah kita sebagai hamba Allah SWT yang diciptakan untuk beribadah serta meneladani Rasulullah SAW. Melalui Maulid, kita diajak memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, dan merefleksikan nilai-nilai luhur yang beliau ajarkan.

Nabi Muhammad SAW adalah suri teladan dan rahmat bagi semesta alam. Karena itu, peringatan Maulid tidak hanya diisi dengan tradisi tabligh akbar atau pengajian semata, melainkan juga menjadi sarana refleksi diri atas fitrah kehidupan manusia. Peringatan ini adalah wujud cinta dan syukur kita atas kelahiran Nabi, yang dengan risalahnya membawa kebahagiaan sejati bagi umat manusia. Sebab mencintai Nabi Muhammad SAW berarti mencintai Allah SWT.

Maulid Nabi SAW menjadi pelajaran berharga bahwa manusia, dalam fitrahnya, hanyalah hamba yang lemah di hadapan Allah. Dengan memahami esensi Maulid, kita disadarkan bahwa tujuan hidup sejati adalah beribadah kepada Allah dengan meneladani Rasulullah SAW. Dengan demikian, kebahagiaan hakiki dapat diraih, baik di dunia maupun di akhirat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momen agung bagi umat Islam sebagai ungkapan syukur atas kelahiran Rasulullah. Melaluinya, kita belajar dan mengambil hikmah dari perjuangan beliau dalam menyebarkan Islam dan membimbing umat menuju jalan kebenaran.

Toleransi Beragama

Moderasi beragama adalah prinsip penting dalam kehidupan masyarakat yang majemuk seperti Indonesia. Prinsip ini menekankan pemahaman dan praktik beragama yang seimbang, toleran, serta menghormati perbedaan. Moderasi beragama tidak hanya mencegah ekstremisme, tetapi juga menumbuhkan perdamaian, harmoni, dan kerukunan antarumat beragama.

Dalam peringatan Maulid Nabi SAW, nilai-nilai Islam seperti kasih sayang, toleransi, dan perdamaian disampaikan melalui ceramah, pembacaan Al-Qur’an, dan diskusi keagamaan. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami Islam dengan lebih baik serta mendorong terciptanya pemahaman yang seimbang, jauh dari sikap fanatisme yang berpotensi menimbulkan permusuhan.

Peringatan Maulid Nabi SAW juga dapat menjadi sarana penguatan moderasi beragama. Melalui momentum ini, nilai persatuan, toleransi, dan edukasi keagamaan dapat ditegakkan. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah dan tokoh agama,.perlu mendukung serta mengawasi kegiatan keagamaan agar berdampak positif bagi terciptanya harmoni sosial.

Toleransi adalah salah satu sikap utama yang diteladankan Rasulullah SAW. Sebagai pemimpin masyarakat Madinah yang multikultural, beliau memberikan hak penuh kepada komunitas non-Muslim untuk menjalankan agama mereka tanpa paksaan. Sikap inilah yang menjadi dasar terciptanya kehidupan yang damai di tengah keberagaman.

Para ulama pun menekankan pentingnya sikap moderat dan toleran dalam beragama. Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menegaskan bahwa agama harus dijalankan secara seimbang, menjauhi sikap ekstrem yang justru bertentangan dengan esensi Islam yang penuh kasih sayang dan kedamaian.

Oleh karena itu, peringatan Maulid Nabi SAW hendaknya menjadi momen untuk merefleksikan nilai moderasi dan toleransi yang diajarkan beliau. Di tengah dunia yang kerap diwarnai konflik antaragama, kita perlu belajar dari Rasulullah tentang bagaimana menciptakan harmoni di tengah perbedaan. Moderasi dan toleransi tidak berarti mengurangi keyakinan, melainkan menunjukkan bahwa Islam adalah agama rahmat, cinta, dan keadilan bagi seluruh manusia, tanpa memandang agama, etnis, atau budaya.

Dalam peringatan Maulid, umat Islam dituntun untuk kembali meneladani sikap Rasulullah: penuh kasih sayang, toleran, dan moderat. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi terbentuknya masyarakat damai, harmonis, dan berkeadaban di tengah keberagaman.

Dr. KH. Encep Safrudin Muhyi, MM, M.Sc, Pimpinan Pondok Pesantren Fathul Adzmi Cikedal Pandeglang & Anggota FKUB Provinsi Banten

Tags: Encep Safrudin Muhyimaulid Nabi Muhammad SAWwacana publik
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Dapat Sanksi Demosi karena Langgar Netralitas Pilkada, Lurah Gerem Cilegon Siap Patuh Keputusan Pimpinan

Next Post

Distribusi 13 Ribu Dokter di Banten Timpang, 10 Ribu Lebih Terkonsentrasi di Tangerang Raya

Next Post
Distribusi 13 Ribu Dokter di Banten Timpang, 10 Ribu Lebih Terkonsentrasi di Tangerang Raya

Distribusi 13 Ribu Dokter di Banten Timpang, 10 Ribu Lebih Terkonsentrasi di Tangerang Raya

Penipuan Investasi arisan

Tipu Puluhan Korban, Tersangka Arisan Fiktif Rp 2,8 Miliar Ditahan Polda Banten

Kamis, 29 Oktober 2026 09:04
Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47
Pembangunan Makodim Tangsel

Pangdam Jaya Apresiasi Pemkot Tangsel Dukung Pembangunan Makodim

Rabu, 28 Oktober 2026 14:22
Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 09:45
Dua pejabat Pandeglang pensiun

Bupati Pandeglang Dewi Setiani Lepas Dua Pejabat yang Memasuki Masa Pensiun

Kamis, 29 Oktober 2026 15:08
Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Gelar Operasi di Empat Lokasi Ini

Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Gelar Operasi di Empat Lokasi Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:54

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Munas X IWAPI 2026, Tatyana Sentani Sutara Ditetapkan sebagai Calon Tunggal Ketua Umum

Munas X IWAPI 2026, Tatyana Sentani Sutara Ditetapkan sebagai Calon Tunggal Ketua Umum

by Redaksi
Kamis, 29 Oktober 2026 20:27
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Tatyana Sentani Sutara ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua Umum DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) periode 2026-2031. Penetapan...

1% Sharing KRAKATAU POSCO Ubah Rumah Masyarakat Jadi Layak Huni

1% Sharing KRAKATAU POSCO Ubah Rumah Masyarakat Jadi Layak Huni

by Bayu Mulyana
Kamis, 29 Oktober 2026 18:57
0

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID –  Kediaman milik Faikoh, warga Kampung Kebanjiran, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan diubah menjadi rumah layak huni melalui program volunteer...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.