SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengklaim program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah dan Muhammad Najib Hamas tuntas 100 persen.
Hal tersebut ditanggapi Ketua Fraksi Demokrat Kabupaten Serang Azwar Anas. Menurutnya, sah-sah saja jika Pemkab Serang menganggap program 100 hari kerja telah tuntas 100 persen.
Namun menurutnya, Pemkab Serang harus memastikan agar visi-misi dan janji kampanye Zakiyah-Najib masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) yang sedang disusun.
“Biar kita bisa mendorong bersama program-program yang didengungkan itu, sehingga bisa dirasakan masyarakat. Nah, kalau dibilang program 100 hari itu ya namanya juga bukan menyeluruh menuntaskan janji politiknya,” katanya, Jumat 5 September 2025.
Ia mengatakan, jika program 100 hari kerja hanyalah langkah awal di masa pemerintahan Zakiyah-Najib. Tantangannya justru lebih besar dari sekedar suksesi program 100 hari kerja, karena masih banyak program-program yang harus diselesaikan.
“Karena tantangan ke depan itu masih banyak, misalnya persoalan sampah ini juga menjadi fokus kita, masalah pembangunan. Kan ini masih banyak yang harus kita selesaikan. Lalu masalah pengangguran, ini juga kita harus benar-benar sikapi,” ujarnya.
Yang tak kalah penting ialah persoalan pendapatan di Kabupaten Serang yang berkurang akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Ditambah lagi kemarin mengalami penurunan pendapatan. Ini kan harus di diramu oleh Bupati. Ke depannya kita mau ngapain aja gagasannya untuk meningkatkan pendapatan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, program 100 hari kerja yang berkaitan dengan masyarakat tidak boleh berhenti di 100 hari kerja saja, melainkan juga harus berkelanjutan selama 5 tahun ke depan hingga seluruh persoalan tuntas.
Editor: Mastur Huda











