CILEGON-RADARBANTEN.CO.ID – Ketua HMI Cilegon Tubagus Rizki Andika menegaskan asesmen terbuka Eselon II Pemkot Cilegon harus transparan, profesional, dan bebas dari titipan serta nepotisme.
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon memberi peringatan keras kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terkait pelaksanaan asesmen terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II).
HMI menekankan agar proses seleksi dijalankan secara transparan, profesional, dan bebas dari praktik titipan maupun nepotisme.
Ketua HMI Cabang Cilegon, Tubagus Rizki Andika, menegaskan seleksi jabatan strategis di lingkungan Pemkot bukan sekadar rutinitas administratif. Menurutnya, pengisian jabatan tersebut berkaitan langsung dengan masa depan pelayanan publik dan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Kami dari HMI Cabang Cilegon mengingatkan dengan tegas, jangan main-main dalam proses asesmen Eselon II ini. Jangan jadikan jabatan sebagai ajang titipan, balas jasa politik, atau bagi-bagi kursi kekuasaan,” kata Rizki dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Banten, Rabu, 17 September 2025.
Ia menambahkan, reformasi birokrasi yang digaungkan pemerintah hanya akan menjadi slogan kosong apabila masih ada pihak yang menyusupkan kepentingan pribadi atau kelompok dalam proses seleksi.
“Jika nepotisme masih dipelihara, maka jangan salahkan publik bila mereka kehilangan kepercayaan. Era baru harus dimulai dengan cara baru, yakni keberpihakan pada profesionalisme, integritas, dan meritokrasi, bukan pada kolusi dan kroni,” ujarnya.
Rizki memastikan HMI Cabang Cilegon akan terus mengawal jalannya asesmen. Bahkan, pihaknya siap bersuara lebih keras jika ditemukan indikasi penyimpangan, intervensi, atau rekayasa dalam penentuan hasil seleksi.
“Kami tidak anti terhadap pemerintah. Namun, kami akan berdiri paling depan saat pemerintah melenceng dari amanat rakyat,” tegasnya.
HMI juga menyerukan agar seluruh elemen masyarakat sipil, media, akademisi, dan pemuda ikut mengawasi asesmen sebagai bagian dari kontrol sosial demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Editor: Aas Arbi











