CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten Irna Nurulita, mendorong kaum perempuan agar mandiri melalui peningkatan keterampilan dan pelatihan.
Hal itu disampaikan usai menghadiri pelantikan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Cilegon periode 2025-2029 di Aula Setda II Kota Cilegon, Kamis 18 September 2025.
Irna menilai, persoalan perempuan dan anak masih menjadi pekerjaan besar yang perlu mendapat perhatian serius.
Menurutnya, masih banyak anak yang belum terlindungi haknya, serta perempuan yang belum mendapatkan akses setara di bidang pendidikan, kesehatan, hingga kesempatan ekonomi.
“Perempuan harus punya skill, harus ikut berbagai pelatihan agar ekonomi mereka bisa mapan dan tidak tergantung pada orang lain,” ujarnya.
Irna menambahkan, banyak usulan program yang masuk ke BKOW, namun tidak semua bisa terakomodasi.
Karena itu, pihaknya terus berupaya membangun sinergi dengan pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota untuk memperluas manfaat program yang ada.
Ia menekankan, perjuangan melindungi perempuan dan anak merupakan pondasi penting bagi masa depan bangsa.
Sebab, masih banyak kasus keterlambatan penanganan kesehatan yang berdampak pada tingginya angka kematian ibu dan bayi, serta masalah eksploitasi anak dan kekerasan terhadap perempuan.
“Harapan kami tidak ada lagi anak-anak yang tereksploitasi atau perempuan yang menjadi korban perdagangan dan kekerasan. Jika anak tumbuh sehat dan penuh kasih sayang dalam keluarga, insya Allah mereka bisa jadi penerus bangsa yang berkualitas,” katanya.
Irna berharap, dengan dikukuhkannya pengurus GOW Kota Cilegon, organisasi perempuan di daerah dapat semakin solid dalam mengawal nasib kaum perempuan dan anak.
“Kuncinya ada pada bagaimana kita menjaga dan melindungi perempuan serta anak,” tandasnya.
Reporter: Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











