CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Klinik Gigi Dentaraya bekerjasama dengan Puskesmas Cibeber memberikan Bantuan Makanan Tambahan (PMT) guna peningkatan gizi balita di Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Jumat 26 September 2025.
Pemberian Makanan Tambahan merupakan program perbaikan gizi yang diberikan untuk balita guna meningkatkan status gizi dan memenuhi kebutuhan gizinya. Pemenuhan kecukupan gizi pada balita adalah salah satu syarat untuk mencapai tujuan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang merupakan kunci dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Program CSR Klinik Gigi Dentaraya berkolaborasi dengan Puskesmas Cibeber ini ditujukan kepada balita-balita di Kecamatan Cibeber yang termasuk dalam kelompok rentan seperti balita gizi kurang, balita dengan berat badan kurang, serta balita yang berisiko stunting.
Kepala Puskesmas Cilegon, drg Ira Yulistika Sari menyambut baik program CSR tersebut, dimana terdapat sinergi antara Puskesmas Cibeber, masyarakat, dan Klinik Gigi Dentaraya.
“Bantuan ini berkah, sebagai bentuk tanggung jawab sosial (CSR) dari pihak swasta (Klinik Gigi Dentaraya) untuk mensukseskan program pemerintah, khususnya pembangunan kesehatan di wilayah Kecamatan Cibeber. Semoga kerjasama ini bisa berlanjut dan bersinergi terus, untuk kebaikan masyarakat,” ujar Ira Yulistika Sari.
Sementara itu, drg Nurul Jadidah selaku Direktur Klinik Gigi Dentaraya menyampaikan bahwa bantuan Pemberian Makanan Tambahan bagi balita di Kecamatan Cibeber ini sudah kedua kalinya, dimana tahap 1 sudah diberikan bantuan kepada beberapa posyandu di keluarahan Cibeber, dan Posyandu Kelurahan Karang Asem, dan tahap 2 kepada perwakilan posyandu di Kecamatan Cibeber.
Dalam kegiatan tersebut juga diberikan edukasi kesehatan gigi kepada orang tua dan balitanya, serta menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini.
Kegiatan tersebut berlangsung secara akrab, dipandu oleh Resta Tatiyana, S.Gz. Ahli Gizi dari Puskesmas Cibeber. Dibagikan juga bingkisan berupa sikat gigi dan pasta gigi untuk seluruh adik-adik balita, makanan tambahan, susu, serta biaya guna pembelian bahan makanan bergizi untuk diolah/dimasak oleh masing-masing keluarga.
Editor: Mastur Huda











