SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyiapkan langkah lanjutan dalam penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2026.
Program tersebut diarahkan untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan hunian layak.
Pada tahun ini, Pemkot Serang menargetkan peningkatan jumlah rumah yang direhabilitasi dibandingkan tahun sebelumnya. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan permukiman serta pengurangan wilayah kumuh di Kota Serang.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Serang, Nofriady Eka Putra, menjelaskan bahwa dari total 100 unit RTLH yang ditangani pada 2025, sebanyak 60 unit didanai melalui APBD Kota Serang.
Sementara itu, 40 unit rumah lainnya mendapatkan dukungan pendanaan dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Kawah.
“Pada tahun 2025, target penanganan RTLH sebanyak 100 unit. Rinciannya, 60 unit menggunakan APBD Kota Serang dan 40 unit lainnya berasal dari dukungan CSR PT Kawah,” ujarnya, Senin, 2 Februari 2026.
Ia menuturkan, jumlah rehabilitasi RTLH diproyeksikan akan meningkat pada tahun mendatang seiring dengan penguatan kolaborasi lintas sektor.
Dalam perencanaan program tahun 2026, alokasi APBD direncanakan mampu menjangkau sekitar 80 unit rumah tidak layak huni.
“Selain itu, dukungan CSR dari mitra swasta ditargetkan meningkat hingga 75 unit, sehingga total penanganan RTLH diharapkan semakin optimal,” katanya.*
Editor : Krisna Widi Aria











