SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten menyiapkan banyak kejutan untuk masyarakat dalam rangka HUT ke-25 Provinsi Banten pada 4 Oktober 2025. Selain ada Festival Jajanan Pasar, pada peringatan HUT Banten tahun ini, Pemprov berencana meluncurkan bus Trans Banten. Janji Gubernur Banten, Andra Soni, untuk memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) juga akan direalisasikan.
Sekda Banten, Deden Apriandhi, mengatakan, rangkaian acara tahun ini cukup beragam. “Dari mulai tanggal 26 kemarin kita sudah mulai sampai dengan bulan November nanti,” ujarnya usai rapat persiapan peringatan HUT ke-25 Provinsi Banten di ruang Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin, 29 September 2025.
Kata dia, peringatan HUT Banten tahun ini digelar dalam bentuk sederhana. Gubernur Banten juga dijadwalkan akan mengunjungi beberapa titik kegiatan, termasuk di kawasan Banten Lama.
“Kemudian ada istigosah dengan melibatkan para santri dan ulama. Jadi cukup banyak melibatkan masyarakat dalam suasana kesederhanaan tentunya,” ujar Deden.
Selain itu, sejumlah perlombaan juga digelar dengan hadiah untuk masyarakat, salah satunya kegiatan lari di November nanti.
Untuk penghargaan, Deden menyebutkan biasanya diberikan kepada atlet, namun tahun ini kemungkinan berbeda.
“Karena belum ada event nasional atau internasional, penghargaan kepada atlet kemungkinan tidak ada. Tapi pak Gubernur sangat intens mendorong agar penghargaan diberikan kepada pelaku olahraga senior yang sudah sepuh sebagai bentuk apresiasi peran serta mereka,” jelasnya.
Tak hanya itu, Pemprov Banten juga menyiapkan penghargaan khusus bagi wajib pajak yang tertib membayar PKB.
“Itu termasuk dalam agenda HUT Banten. Saat ini Bapenda sedang melakukan proses seleksi. Nanti pada saat acara puncak peringatan HUT Banten, mereka akan diundang,” kata Deden.
Ia menambahkan, penghargaan akan diberikan kepada wajib pajak yang konsisten membayar tepat waktu selama bertahun-tahun.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo mengatakan, pihaknya akan menurunkan sebanyak dua armada bus untuk melayani satu koridor.
Selama tiga bulan, sejak Oktober sampai Desember nanti, Gubernur Banten akan menggratiskan tarif bus yang akan melayani rute Terminal Pakupatan, Kota Serang sampai Sindangsari, Kabupaten Serang.
Kata dia, moda transportasi massal ini akan dinamakan Trans Banten. Anggaran untuk operasional penerapan Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) yang diharapkan memperkuat layanan transportasi perkotaan di Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 ini sekira Rp300 juta.
Editor: Agus Priwandono











