SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kado manis HUT ke-25 Provinsi Banten diberikan Pemprov Banten untuk para guru SMA, SMK, dan SKh negeri. Gubernur Banten, Andra Soni, mengucurkan anggaran sebesar Rp11,65 miliar sebagai tambahan penghasilan pengganti Tunjangan Tambahan (Tuta) yang dihapus tahun ini.
Kepala BPKAD Banten, Rina Dewiyanti, menjelaskan bahwa anggaran tersebut dialokasikan dalam Perubahan APBD 2025 dan diberikan selama tiga bulan.
“Kami sudah siapkan Rp11,65 miliar untuk tiga bulan,” ujarnya, Selasa, 30 September 2025.
Plt Kepala Dindikbud Banten, Lukman, membeberkan tambahan penghasilan itu akan diterima oleh 13.963 guru dengan besaran berbeda. Yakni, Rp1 juta untuk wakil kepala sekolah, Rp250 ribu untuk wali kelas, Rp250 ribu untuk kepala laboratorium/ bengkel/ program keahlian/ program studi/ jurusan, pembina ekstrakurikuler internal Rp250 ribu, Kepala BK/BP/Guru BK Rp250 ribu.
“Nominal berbeda sesuai tanggung jawabnya, tapi semangat guru tetap harus terjaga,” katanya.
Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas.
Ia menyebut, penghasilan guru di Banten saat ini berada di posisi kedua tertinggi setelah DKI Jakarta.
“Guru cukup fokus pada tugas utama mengajar, sementara pemerintah menindaklanjuti urusan kesejahteraan,” tandasnya.
Editor: Agus Priwandono











