• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Humaniora

Mengapa Tiongkok Lebih Kaya Raya, Sementara Indonesia Lebih Bebas? (1)

Redaksi by Redaksi
Jumat, 3 Oktober 2025 08:57
in Humaniora
0
Mengapa Tiongkok Lebih Kaya Raya, Sementara Indonesia Lebih Bebas? (1)
0
SHARES
288
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh: Nahwadhia Fityan Mutammima

Tiongkok me­mi­lih jadi raksasa eko­no­mi dengan me­ngor­­bankan kebe­ba­san po­litik. Indonesia me­­milih demokrasi, tetapi laju pem­ba­ngunan ekonominya ter­ting­gal. Manakah jalur refor­masi yang lebih efek­tif menuju ke­majuan sejati?

Transformasi ekonomi adalah kunci menuju kemajuan suatu bangsa. 

Di Asia, kisah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Republik Indonesia (RI) mena­war­kan perbandingan unik. Tiongkok ber­transisi dari Komunisme kaku menuju model Kapitalisme Negara yang pragmatis. Sementara itu, Indonesia yang berlan­das­kan Pancasila, meskipun menolak libe­ralisme penuh, akhirnya menerapkan Ekonomi Pasar dengan ciri-ciri kapitalistik yang kuat. Pertanyaannya: jalur mana yang terbukti lebih efektif dalam men­dorong kemajuan—Tiong­kok yang berani men­jual ideologi demi pertumbuhan, atau Indonesia yang menjaga demokrasi dengan laju yang lebih moderat?

Tiongkok: Keajaiban dari Komunisme ke Kapitalisme Negara

Setelah stagnasi dan kemiskinan di era Mao Zedong, Tiongkok memulai perubah­an drastis pada 1978 di bawah Deng Xiao­ping melalui kebijakan “Reformasi dan Keterbukaan” (Gaige Kaifang).

Pragmatisme di Atas Ideologi. 

Deng terkenal dengan kutipan: “Tidak peduli apakah kucing itu hitam atau putih, asalkan bisa menangkap tikus, dia adalah kucing yang baik.” Ini berarti, pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran rakyat lebih penting daripada ideologi Komunis murni.

Mereka meliberalisasi ekonomi secara bertahap, mulai dari reformasi pertanian hingga mendirikan Zona Ekonomi Khusus (SEZ) yang membanjiri negara itu dengan Investasi Asing Langsung (FDI).

(Penulis adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi, FISIP Untirta)

Tags: wacana publik
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jalur KA Rangkasbitung–Pandeglang Akan Dihidupkan Lagi, Apa Reaksi Warga Pandeglang?

Next Post

Harga Emas Bisa Turun! Ini Penjelasannya

Next Post
Harga Emas Bisa Turun! Ini Penjelasannya

Harga Emas Bisa Turun! Ini Penjelasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kantah Kota Tangerang Jadi Percontohan Nasional Transformasi Percepatan Layanan Pertanahan

Kantah Kota Tangerang Jadi Percontohan Nasional Transformasi Percepatan Layanan Pertanahan

by Syaiful Adha
Kamis, 20 Agustus 2026 06:44
0

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang dipercaya menjadi salah satu percontohan nasional dalam penerapan Organisasi Berbasis Wilayah...

Akses Tol Makin Terbuka, Tanjung Lesung Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Banten

Akses Tol Makin Terbuka, Tanjung Lesung Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Banten

by Aas Arbi
Kamis, 20 Agustus 2026 06:34
0

TANGERANG SELATAN, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni mendorong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung menjadi salah satu penggerak...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.