RADARBANTEN.CO.ID- Kabar baik datang dari Liga Indonesia atau Indonesia Super League yang saat ini menempat peringkat ke-22 Asia.
Hasil ini, setelah Persib Bandung mencatat kemenangan krusial atas Bangkok United dengan skor 2‑0 di matchday kedua Grup G AFC Champions League 2 (ACL Two) musim 2025-2026, peringkat koefisien kompetisi klub Indonesia di Asia mengalami lonjakan tajam.
Kemenangan tersebut diraih di Stadion BG, Thailand, Rabu malam, 1 Oktober 2025, berkat gol dari Andrew Jung dan Uilliam Barros. Sebelumnya, Persib sempat bermain imbang 1‑1 melawan Lion City Sailors FC di pembuka grup. Tambahan poin dari dua laga tersebut membawa kontribusi penting bagi koefisien liga Indonesia.
Tentunya hasil tersebut, membuat peringkat liga Indonesia lebih baik dari sebelumnya terlempar ke peringkat ke-27 Asia. Berdasarkan catatan dari akun koefisien liga seperti FootyRankings, total poin kompetisi domestik Indonesia kini mencapai 19.549 poin, cukup kuat untuk melampaui posisi dua negara sebelumnya Kamboja (19.350 poin) dan Tajikistan (19.353 poin).
Dengan angka tersebut, Liga Indonesia naik dua tingkat dari posisi 24 ke posisi 22 Asia dalam peringkat koefisien antar liga. Perubahan ini juga menjadikan Indonesia unggul atas Kamboja dan Tajikistan, yang kini berada di posisi 24 dan 23 secara berurutan.
Selain keuntungan reputasi, kenaikan posisi ini memiliki dampak strategis Indonesia kini memasuki zona slot otomatis ACL Two dalam wilayah Asia Timur, yang berarti liga kita bisa mendapatkan jatah langsung tanpa melalui jalur kualifikasi.
Namun, untuk dapat terus mempertahankan atau bahkan memperbaiki posisi ini, kinerja klub–klub Indonesia di kompetisi Asia, terutama Persib dan wakil lainnya seperti Dewa United, harus stabil dan konsisten.
Di fase berikutnya Grup G ACL Two, Persib akan menghadapi Selangor FC pada 23 Oktober 2025. Jika mereka kembali meraih hasil positif, peluang untuk naik ke posisi 21 Asia (di atas Liga Kuwait) terbuka lebar. Sementara itu, Dewa United juga diharapkan mampu memberikan poin tambahan lewat partisipasi di AFC Challenge League (ACGL), agar kontribusi koefisien liga Indonesia semakin kuat.
Editor Daru Pamungkas











