CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon berencana meningkatkan spesifikasi konstruksi Jalan Lingkar Selatan (JLS) untuk meminimalkan biaya perbaikan yang terus membengkak akibat kerusakan jalan.
Langkah ini diambil menyusul tingginya aktivitas truk over dimension over loading (ODOL) yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon, TB Dendi Rudiatna, mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas jalan menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk menjaga durabilitas JLS.
“JLS ini memang banyak kendaraan yang melebihi tonase. Jadi kita akan tingkatkan spesifikasi jalannya,” ujar Dendi, Jumat 14 November 2025.
Ia menjelaskan, konstruksi JLS yang sebelumnya menggunakan mutu beton K350 akan ditingkatkan secara bertahap menjadi FS35, yang memiliki daya dukung lebih kuat terhadap beban berat.
Peningkatan mutu tersebut diharapkan mampu memperpanjang umur jalan yang selama ini mudah rusak akibat dilalui truk bertonase besar.
“Artinya tonase yang kita buat itu lebih kuat, lebih tahan disamping itu kita tangani drainase nya karena air jadi persoalan utama juga,” tambahnya.
Selain peningkatan spesifikasi konstruksi, Pemkot Cilegon juga berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk mendapatkan dukungan pemerintah pusat melalui program Jalan Inpres Daerah (JID).
Menurut Dendi, bantuan tersebut berpotensi direalisasikan pada Desember tahun ini.
“Kita kordinasi dengan BPJN untuk mendapatkan bantuan namanya JID dari pemerintah pusat, mungkin dibulan Desember ini,” ujarnya.
Peningkatan struktur jalan dan perbaikan drainase tersebut diharapkan mampu mengurangi beban anggaran perbaikan rutin serta memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di JLS Cilegon.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











