RADARBANTEN.CO.ID – Setelah kepergian Patrick Kluivert, PSSI kini menghadapi babak baru dalam pencarian Pelatih Timnas Indonesia.
Tiga nama kuat muncul sebagai kandidat Timur Kapadze, Heimir Hallgrimsson, dan Bojan Hodak.
Masing-masing calon Pelatih Timnas Indonesia membawa latar belakang dan potensi berbeda.
Dengan hadirnya pelatih baru ke depan, pecinta sepak bola tanah air mengharapkan dapat membawa Skuad Garuda ke prestasi yang membanggakan.
Simak profil tiga kandidat kuat Pelatih Timnas Indonesia berikut ini.
Timur Kapadze
Timur Kapadze, pelatih asal Uzbekistan berusia 44 tahun, menjadi kandidat paling serius. Kapadze sempat menjadi pelatih kepala Timnas Uzbekistan dan mengantarkan mereka lolos ke Piala Dunia 2026.
Meski begitu, Kapadze mengakui bahwa sejauh ini belum ada kontak resmi dari PSSI. Ia menyatakan kesiapannya mengambil alih di Indonesia.
“Saya siap memimpin tim nasional Indonesia saat ini bebas dan menantikan tawaran,” dikutip dari Bola.net, Sabtu 16 November 2025.
Prestasinya bersama tim muda Uzbekistan, seperti membawa U-23 ke Olimpiade Paris, menjadi nilai tambah besar di mata suporter Garuda.
Heimir Hallgrimsson
Heimir Hallgrimsson, pelatih asal Islandia, juga masuk daftar calon pelatih Timnas Indonesia.
Pelatih berpengalaman ini pernah membawa Islandia ke Piala Dunia 2018 dan kemudian sempat melatih Jamaika sebelum melatih Timnas Irlandia sejak Juli 2024.
Kontrak Hallgrimsson bersama Federasi Sepak Bola Irlandia (FAI) berlaku hingga Maret 2026, dan rumor soal ketidakpastian masa jabatannya memicu minat PSSI.
Tidak hanya rekam jejak taktik, Hallgrimsson juga kerap vokal secara politik baru-baru ini ia menyerukan agar FIFA dan UEFA menjatuhkan sanksi kepada Israel.
Beberapa pengamat menilai gaya melatih Hallgrimsson mirip dengan Shin Tae-yong, yakni pragmatis dan bermental juang tinggi.
Bojan Hodak
Sosok ketiga adalah Bojan Hodak, pelatih yang punya reputasi kuat di sepak bola Indonesia. Nama Hodak kembali mencuat setelah kesuksesan bersama klub-klub lokal, terutama di Liga 1.
Hodak memiliki pengalaman memenangkan gelar dengan Persib Bandung, termasuk musim 2024-2025 prestasi yang membuatnya sangat dihormati di Tanah Air.
Kelebihannya terletak pada pemahaman mendalam terhadap kultur sepak bola Indonesia dan adaptasi pemain lokal, yang menjadi poin plus dalam kandidat pelatih nasional.
Jika dipilih, Hodak diharapkan bisa menjadi jembatan yang menggabungkan semangat lokal dan strategi internasional untuk Timnas Indonesia.
Ketiga nama ini menawarkan prestasi masing-masing Kapadze dengan sejarah kepelatihan tim muda dan prestasi kualifikasi, Hallgrimsson dengan pengalaman internasional dan karakter kuat, serta Hodak dengan koneksi lokal yang solid.
Berikut tadi profil tiga kandidat kuat pelatih Timnas Indonesia. Namun, keputusan siapa yang akan dipilih tetap menjadi tantangan besar. PSSI harus mempertimbangkan faktor teknis, visi jangka panjang, hingga dukungan suporter.
Editor: Abdul Rozak











