KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Di balik padatnya aktivitas dan deru kendaraan di kawasan Kebon Nanas, tersimpan sejarah panjang tentang asal-usul nama yang masih melekat hingga kini.
Wilayah yang kini menjadi salah satu pusat kesibukan Kota Tangerang ini dulunya merupakan perkebunan nanas yang subur dan luas.
Dalam bukunya Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang, Burhanudin mengungkapkan bahwa Kebon Nanas bukan sekadar penanda lokasi, melainkan warisan sejarah yang menyimpan cerita masa lampau.
“Kebon Nanas, kini bagian dari Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, dahulunya adalah sebuah perkebunan nanas yang subur dan luas,” tulisnya.
Ia menjelaskan, perubahan fisik wilayah ini menjadi gambaran transformasi ruang kota. Dari area hijau yang didominasi pohon kelapa dan nanas, Kebon Nanas kemudian berkembang menjadi kawasan padat penduduk dan titik lalu lintas strategis, termasuk lokasi terminal bayangan antarkota.
“Seiring berjalannya waktu, Kebon Nanas bertransformasi menjadi salah satu area padat penduduk dan pusat aktivitas. Meski wajahnya telah berubah, cerita tentang kebon nanas yang menjadi pagar perkebunan kelapa tetap lestari dan menjadi bagian penting dari sejarah lokal Tangerang,” tambahnya.
Kini, jejak perkebunan mungkin tak lagi terlihat, namun nilai sejarahnya tetap hadir sebagai identitas kawasan. Kisah Kebon Nanas menjadi pengingat bahwa di balik setiap nama tempat, tersimpan perjalanan panjang yang membentuk karakter sebuah komunitas.
Pelestarian cerita-cerita lokal seperti ini dinilai penting untuk menjaga memori kolektif masyarakat. Dengan mengenal sejarah wilayahnya, warga tidak hanya menghargai masa lalu, tetapi juga memperkuat rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap Kota Tangerang yang terus berkembang.
Editor: Mastur Huda











