SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 24 perusahaan di Kabupaten Serang mengaku dirugikan akibat dampak radiasi Cesium-137 di Kawasan Industri Modern Cikande.
Hal ini menyusul adanya rilis Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terkait daftar perusahaan yang disebut terdampak radiasi tersebut.
Akibat rilis itu, banyak buyer menanyakan kondisi perusahaan, bahkan sebagian menunda pesanan hingga ada surat keterangan bahwa perusahaan benar-benar terbebas dari paparan Cesium-137.
Para perwakilan perusahaan kemudian melakukan audiensi dengan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas di salah satu hotel di Kawasan Modern Cikande, Rabu 26 November 2025. Mereka menyampaikan berbagai persoalan yang muncul akibat ekspos nama perusahaan yang dianggap terpapar radiasi.
Ketua Forum Komunikasi Perusahaan Modern Cikande, Dudi Iskandar, menyatakan kerugian yang dirasakan perusahaan cukup besar akibat ulah satu atau dua perusahaan yang menyebabkan cemaran radiasi.
“Imbasnya bukan hanya kepada 22 perusahaan, tetapi seluruh perusahaan di kawasan ikut terdampak. Kawasan industri Modern Cikande kini dinilai sebagai kawasan yang terpapar radiasi sehingga citra perusahaan di mata customer menurun,” ujarnya.
Menurutnya, masalah semakin membesar setelah salah satu kementerian merilis daftar 24 perusahaan yang diduga terpapar radiasi, padahal Kementerian Lingkungan Hidup sebelumnya telah menyatakan proses dekontaminasi di 22 perusahaan selesai dan semuanya dinyatakan bersih.
“Kami sudah mulai beroperasi kembali, tiba-tiba disebutkan lagi 24 perusahaan yang terpapar. Satgas sebelumnya tidak pernah menyampaikan nama perusahaan secara jelas. Lalu ada pejabat yang menyebutkan secara eksplisit. Ini sangat menyakitkan bagi perusahaan di kawasan modern,” tuturnya.
Dudi menambahkan, dampak informasi tersebut membuat customer meragukan produk perusahaan dari Cikande. Banyak pesanan ditahan, dan customer meminta surat keterangan bebas radiasi.
“Ini yang kami minta kepada pemerintah daerah untuk membantu memulihkan nama baik kami,” katanya.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti besaran kerugian yang dialami masing-masing perusahaan karena jumlahnya besar dan bervariasi. Banyak perusahaan harus melakukan pembersihan mandiri untuk meyakinkan customer, yang tentunya membutuhkan biaya tambahan serta proses verifikasi.
Pihaknya meminta pemerintah pusat segera mengumumkan secara terbuka bahwa 22 perusahaan di Kawasan Industri Modern Cikande telah selesai didekontaminasi dan dinyatakan bersih.
“Pernyataan resmi secara publik sangat membantu karena rilis terbaru membuat customer kembali khawatir,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan pihaknya telah mengundang 24 perusahaan terdampak radiasi untuk mendengarkan aspirasi mereka.
“Ada 22 perusahaan yang hadir. Menurut mereka, perusahaan sudah ditetapkan bersih dari Cesium-137 dan berharap kegiatan usaha kembali berjalan lancar,” ujarnya.
Ia mengakui rilis salah satu kementerian mengenai daftar 24 perusahaan tersebut menimbulkan polemik dan menghambat operasional perusahaan.
“Para pengusaha meminta kementerian terkait segera memulihkan nama perusahaan yang sudah didekontaminasi,” ujarnya.
Editor: Mastur Huda











