slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kepala Desa di Kabupaten Serang Resah, Dana Desa Tahun 2026 Dipotong 64 Persen

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
28-11-2025 19:17:26
in Berita Utama, Kabupaten Serang
Kepala Desa di Kabupaten Serang Resah, Dana Desa Tahun 2026 Dipotong 64 Persen

Kepala Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Sopwanudin

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Kepala Desa di Kabupaten Serang merasa resah dengan adanya rencana pemotongan anggaran dana desa hingga Rp40 Triliun di tahun 2026 atau sampai 64 persen.

Rencana tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman dalam Rangka Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca Juga :

Penambangan Batu Mengikis Kaki Gunung Pinang

Rencana Pemotongan Dana Desa Ancam Pembangunan di Desa

Pemkab Serang Belum Bisa Pastikan Besaran Pemotongan Anggaran Dana Desa 2026

Kepala Desa di Serang Resah, Dana Desa Tahap II Berpotensi Gagal Salur

Aturan tersebut menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpers) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Merah Putih, pada 22 Oktober 2025.

Kepala Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Sopwanudin mengaku merasa keberatan dengan adanya rencana pemotongan dana desa sebesar Rp40 triliun yang akan digulirkan di tahun 2026.

“Kalau dihitung-hitung pemotongannya bisa mencapai 64 persen di setiap desanya, kita merasa sangat keberatan. Di desa juga masih banyak kebutuhan-kebutuhan infrastruktur, baik kebutuhan-kebutuhan masyarakat juga banyak begitu kan,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat 28 November 2025.

Ia mengatakan kebijakan tersebut akan berimbas pada terhambatnya pembangunan di tingkat desa. Pasalnya, apabila kebijakan tersebut diberlakukan, maka rata-rata desa hanya memiliki anggaran sebesar Rp300 juta.

“Selama ini juga yang belum adanya pemotongan saja banyak kekurangan di desa. Apalagi kalau berdampak ke atas pemotongan yang 60 persen. Kita masih ada PR pembangunan jalan lingkungan 1.000 meter, lalu drainase, dan PJU masih banyak kebutuhan,” ujarnya.

Ia mengaku jika tidak menolak adanya program pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih, namun seharusnya tidak mengorbankan dana desa untuk pembangunannya.

“Awalnya kan kami ketika ada program pembangunan gerai koperasi menyambut gembira. Pas ketika tahu bawa dana pembangunan itu dari dana desa kaget juga. Terus kita ini di desa bagaimana gitu,” ungkapnya.

Ia pun mengaku sejauh ini masih menunggu informasi mengenai rencana yang akan dilakukan oleh APDESI untuk menyikapi kebijakan tersebut. Menurutnya, adanya aturan tersebut mengekiri undang-undang desa.

“Semua sama merasa keberatan, artinya semangatnya mulai kendor. Sementara tuntutan banyak melalui Musrembang, dan Musdes, tapi tidak bisa terakomodir oleh dana desa di tiap RT masing-masing. Apa lagi ada pemotongan,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Kadugenep, Kecamatan Petir Muhammad Aopidi. Ia mengaku merasa resah dengan adanya gagal salur Dana Desa tahap II dan rencana pemotongan anggaran dana desa di tahun 2026.

“Kita menyayangkan kalaupun memang itu pemberlakuan dari pusat, sebaiknya ditinjau ulang,” ujarnya.

Ia mengatakan jika pemerintah desa mendapatkan fakta buruk bertubi-tubi, mulai dari ABPD tahan II yang gagal salur hingga rencana pemotongan dana desa tahun 2026.

“Ini kita jadi momok yang menakutkan bagi kita. Soalnya pemotongan dana desa 64 persen itu jika konfersikan hanya menerima di kisaran Rp300 juta, ini akan terjadi selama 6 tahun,” ujarnya.

Ditambah lagi, Desa Kadugenep tidak mendapatkan bantuan pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih karena tidak memiliki tanah bengkok.

“Ini tolong dipikirkan sepertinya kebijakan ini sangat-sangat tidak adil kepada pada desa yang tidak menerima manfaat pembangunan gerai koperasi itu sendiri,” pungkasnya.

Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi

Tags: Dana desa dipotongkabupaten serangkades
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sebanyak 191 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Kabupaten Tangerang

Next Post

Wakil Bupati Lebak Terima Perwakilan Ditjen Kemendagri Bahas Soal Program Wefsrid

Related Posts

Penambangan Batu Mengikis Kaki Gunung Pinang
Kabupaten Serang

Penambangan Batu Mengikis Kaki Gunung Pinang

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 30 November 2025 17:48

Kaki Gunung Pinang terkikis akibat penambangan batu.

Read moreDetails

Rencana Pemotongan Dana Desa Ancam Pembangunan di Desa

Pemkab Serang Belum Bisa Pastikan Besaran Pemotongan Anggaran Dana Desa 2026

Kepala Desa di Serang Resah, Dana Desa Tahap II Berpotensi Gagal Salur

Pemprov Banten Bakal Evaluasi Jam Operasional Truk Tambang

Tak Ditemui Gubernur saat Evaluasi Truk Odol, Mahasiswa Bojonegara Kecewa

Nama 24 Perusahaan yang Tercemar Dirilis, Perusahaan Merasa Dirugikan

Pengangguran Terbuka di Kabupaten Serang Turun 30 Ribu Jiwa

Maksimalkan Pengelolaan Sampah, DLH Kabupaten Serang Ingin Tambah Mesin di TPST Kibin

Gerai Kopdes Merah Putih Desa Silebu Dibangun BUMN

Next Post
Wakil Bupati Lebak Terima Perwakilan Ditjen Kemendagri Bahas Soal Program Wefsrid

Wakil Bupati Lebak Terima Perwakilan Ditjen Kemendagri Bahas Soal Program Wefsrid

Bupati Maesyal Buka Seminar Rekomendasi Penerapan Jam Belajar Masyarakat

Bupati Maesyal Buka Seminar Rekomendasi Penerapan Jam Belajar Masyarakat

Pemkab Serang Belum Bisa Pastikan Besaran Pemotongan Anggaran Dana Desa tahun 2026

Pemkab Serang Belum Bisa Pastikan Besaran Pemotongan Anggaran Dana Desa 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Bahu Jalan Desa di Kampung Kadutomo Longsor, Akan Diperbaiki Pakai Bronjong

Bahu Jalan Desa di Kampung Kadutomo Longsor, Akan Diperbaiki Pakai Bronjong

Minggu, 30 November 2025 22:06
Keseruan Mendaki Gunung Aseupan Saat Hujan

Keseruan Mendaki Gunung Aseupan Saat Hujan

Minggu, 30 November 2025 22:02
Cari_aman Skill Competition untuk Guru SMK Binaan Honda, Perkuat Edukasi Keselamatan Berkendara

Cari_aman Skill Competition untuk Guru SMK Binaan Honda, Perkuat Edukasi Keselamatan Berkendara

Minggu, 30 November 2025 21:03
BSPS Sentuh Ratusan Rumah Tak Layak Huni di Pandeglang, Begini Respons Warga

BSPS Sentuh Ratusan Rumah Tak Layak Huni di Pandeglang, Begini Respons Warga

Minggu, 30 November 2025 20:43
DPRD Kabupaten Serang: Perusahaan Tambang Wajib Pemulihkan Lingkungan

DPRD Kabupaten Serang: Perusahaan Tambang Wajib Pemulihkan Lingkungan

Minggu, 30 November 2025 20:36
REI Banten Property Expo 2025 di Kota Serang: 300 Unit Rumah Terjual

REI Banten Property Expo 2025 di Kota Serang: 300 Unit Rumah Terjual

Minggu, 30 November 2025 20:03
Bahu Jalan Desa di Kampung Kadutomo Longsor, Akan Diperbaiki Pakai Bronjong

Bahu Jalan Desa di Kampung Kadutomo Longsor, Akan Diperbaiki Pakai Bronjong

Minggu, 30 November 2025 22:06
Keseruan Mendaki Gunung Aseupan Saat Hujan

Keseruan Mendaki Gunung Aseupan Saat Hujan

Minggu, 30 November 2025 22:02
Cari_aman Skill Competition untuk Guru SMK Binaan Honda, Perkuat Edukasi Keselamatan Berkendara

Cari_aman Skill Competition untuk Guru SMK Binaan Honda, Perkuat Edukasi Keselamatan Berkendara

Minggu, 30 November 2025 21:03
BSPS Sentuh Ratusan Rumah Tak Layak Huni di Pandeglang, Begini Respons Warga

BSPS Sentuh Ratusan Rumah Tak Layak Huni di Pandeglang, Begini Respons Warga

Minggu, 30 November 2025 20:43
DPRD Kabupaten Serang: Perusahaan Tambang Wajib Pemulihkan Lingkungan

DPRD Kabupaten Serang: Perusahaan Tambang Wajib Pemulihkan Lingkungan

Minggu, 30 November 2025 20:36
REI Banten Property Expo 2025 di Kota Serang: 300 Unit Rumah Terjual

REI Banten Property Expo 2025 di Kota Serang: 300 Unit Rumah Terjual

Minggu, 30 November 2025 20:03

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bahu Jalan Desa di Kampung Kadutomo Longsor, Akan Diperbaiki Pakai Bronjong

Bahu Jalan Desa di Kampung Kadutomo Longsor, Akan Diperbaiki Pakai Bronjong

by Purnama Irawan
Minggu, 30 November 2025 22:06

Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Erin Fabiana, mengecek badan jalan desa yang longsor di Kampung Kadutomo, Desa Sindangkarya, Kecamatan Menes, Kabupaten...

Keseruan Mendaki Gunung Aseupan Saat Hujan

Keseruan Mendaki Gunung Aseupan Saat Hujan

by Purnama Irawan
Minggu, 30 November 2025 22:02

Mahasiswa STKIP Syekh Manshur, Muhammad Ridwan, mendaki Gunung Aseupan dengan susah payah karena jalurnya licin akibat hujan. (Foto : Mahasiswa...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak