SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang pada tahun ini mendapatkan banyak puluhan program pembangunan Irigasi Perpipaan maupun Irigasi Perpompaan dari pemerintah pusat.
Program tersebut dijalankan guna untuk meningkatkan indeks pertanaman bagi sawah-sawah yang sebelumnya sulit untuk mendapatkan pengairan. Hal itu tentunya guna mensukseskan program swasembada pangan di Kabupaten Serang.
Kepala Bidang (Kabid) Sarana Pertanian pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Syariful Hidayat, mengatakan pada tahun ini Pemkab Serang mendapatkan banyak program pembangunan saluran irigasi dari pemerintah pusat, baik irigasi perpipaan ataupun irigasi perpompaan.
“Tahap yang sudah selesai ada sembilan irigasi perpompaan dan ada enam irigasi perpompaan. Itu sudah selesai dan sudah kita monitoring,” katanya, Minggu 19 Juli 2026.
Ia mengatakan, selain itu ada pula tahap dua yang masih dalam proses pembangunan. Untuk irigasi perpompaan sendiri ada sebanyak 23 titik yang masih dalam proses pembangunan lantaran masuk dalam termin dua.
Ia mengatakan, biasanya dalam pelaksanaan pelaksanaan program ada dua tahapan yang dilakukan. Pertama pembangunan rumah pompa dan yang ke dua instalasi pipa.
“Untuk prosesnya sendiri ada dua termin, pertama ada pembangunan rumah pompa dengan mesinnya, yang ke dua ialah pembelian pipa,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, program pembangunan irigasi perpompaan sendiri menyasar wilayah-wilayah pertanian yang memiliki sumber air seperti sungai namun tidak bisa dialirkan ke area sawah. Sehingga dipasanglah pompa untuk menyedot air ke area persawahan.
“Inti tentunya kita harapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman. Karena sebelumnya hanya satu sampai dua kali panen saja. Dengan adanya Irigasi Perpompaan dan irigasi perpipaan semoga bisa menjadi tiga kali tanam,” tegasnya.
Ia mengatakan, untuk program sendiri tersebar di beberapa kecamatan seperti Cikande, Cikeusal, Kopo, Tanara, Tunjung Teja, Tirtayasa, Carenang, Pontang, dan Ciruas.
Untuk irigasi perpipaan sendiri, biasanya dipasang di sawah-sawah yang jauh dari aliran sungai. “Biasanya satu paket dengan irigasi perpompaan, yang tidak terjangkau dengan irigasi perpompaan. Makanya dilanjutkan dengan irigasi perpipaan,” tegasnya.
Untuk irigasi perpipaan sendiri tersebar di tiga kecamatan yang terdiri dari dua lokasi di Kecamatan Kopo, dua lokasi di Binuang dan dua lagi di Cikande.
Ia mengaku, di Kabupaten Serang masih banyak dawah-sawah yang membutuhkan bantuan untuk pembangunan irigasi, baik perpompaan ataupun perpipaan. “Apalagi wilayah Pantura masih banyak, karena lahan paling luas ada daerah situ,” pungkasnya.
Editor Daru











