• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Armani, 17 Tahun Mengabdi sebagai Guru Kelas Jauh SDN Sorongan 2 di Ujung Pulau Jawa

Yusuf Permana by Yusuf Permana
Senin, 1 Desember 2025 06:19
in Berita Utama, Pandeglang, Pendidikan
Armani, 17 Tahun Mengabdi sebagai Guru Kelas Jauh SDN Sorongan 2 di Ujung Pulau Jawa

Armani

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Di Kampung Batupayung, Desa Sorongan, Kecamatan Cibaliung — wilayah terpencil yang berjarak sekitar 212 kilometer dari Jakarta — hidup sebuah kisah pengabdian luar biasa. Sosok itu bernama Armani (43), guru yang telah mendedikasikan 17 tahun hidupnya untuk memberantas buta huruf di pelosok ujung Pulau Jawa.

Armani adalah guru kelas jauh SDN Sorongan 2. Ia menjadi satu-satunya tenaga pengajar bagi 23 siswa kelas 1 sampai kelas 6 yang belajar dalam satu ruangan reyot dengan fasilitas minim dan sanitasi tidak layak. Namun kondisi itu tak pernah memadamkan semangatnya.

RelatedPosts

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Dua Kali Tersandung Kasus Korupsi, Pengawasan PT ABM Diperketat

Dua Kali Tersandung Kasus Korupsi, Pengawasan PT ABM Diperketat

Kamis, 5 November 2026 11:53
Persib Bandung Segel Tiket 16 Besar ACL Two Usai Taklukkan Melbourne Victory 2-1

Persib Bandung Segel Tiket 16 Besar ACL Two Usai Taklukkan Melbourne Victory 2-1

Kamis, 5 November 2026 11:48
Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Imbau Pengendara Lengkapi SIM dan Gunakan Helm SNI

Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Imbau Pengendara Lengkapi SIM dan Gunakan Helm SNI

Kamis, 5 November 2026 11:37

Perjalanan 17 Kilometer, Dua Sungai, dan Lima Kilometer Jalan Kaki Tanpa Alas

Untuk mencapai sekolah, Armani menempuh perjalanan total 17 kilometer dari rumahnya.
Sebanyak 12 kilometer dilalui dengan sepeda motor, sisanya lima kilometer harus ia jalani dengan berjalan kaki melewati hutan, dua aliran sungai, dan jalan berlumpur — terutama saat musim hujan.

Salah satu sungai bahkan tidak memiliki jembatan, sementara satu lainnya hanya tersedia jembatan bambu hasil swadaya warga.

“Kalau musim hujan dan air meluap, kami tidak bisa menyeberang. Biasanya saya konfirmasi ke siswa untuk belajar di rumah atau diliburkan,” kata Armani, Jumat 28 November 2025.


Mengajar Sejak 2008: 17 Angkatan, 17 Tahun Pengabdian

Armani telah mengajar sejak 2008. Baginya, alasan terbesar bertahan selama hampir dua dekade adalah keprihatinan melihat banyak anak di Kampung Batupayung putus sekolah karena akses pendidikan sangat jauh.

“Melihat banyak siswa tidak melanjutkan SD, akhirnya SDN Sorongan 2 membuka kelas jauh di Batupayung. Sekarang ada 23 siswa,” ujarnya.

Antusiasme siswa adalah sumber semangat terbesar.
“Hampir 99 persen hadir setiap hari. Mereka sangat semangat belajar,” katanya.

Bahkan perhatian kecil dari siswa sering membuatnya terharu.

“Anak-anak suka membuatkan kopi, menyiapkan air, atau makanan kecil untuk saya. Itu bikin saya merasa dihargai,” ucapnya.


Perjuangan di Tengah Minimnya Fasilitas

Selain akses ekstrem, kondisi sekolah pun memprihatinkan: atap bocor, ruangan reyot, sarana belajar minim, dan tanpa sanitasi memadai.

Di musim hujan, anak-anak datang dalam keadaan pakaian berlumpur karena jalan menuju sekolah berupa tanah tanpa pengerasan.

“Prihatin lihat baju anak-anak kotor. Tapi semangat mereka luar biasa,” kata Armani.

Dukungan orang tua murid juga menjadi kekuatan utama agar kegiatan belajar tetap berjalan.

“Alhamdulillah orang tua sangat kompak mendukung pembelajaran,” katanya.


Panggilan Pengabdian

Dalam kesunyian hutan dan kerasnya perjalanan menuju sekolah, Armani tetap hadir untuk memastikan satu hal: anak-anak Batupayung tidak lagi putus sekolah.

Selama 17 tahun, ia menjadi cahaya kecil yang menerangi pelosok Banten.***

Editor : Krisna Widi Aria

Tags: armaniguru kelas jauh SDN Sorongan 2kabupaten pandeglangKecamatan cibaliungKemendikdasmen
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kena Gusur Jalan Tol, Bupati Bangun Gedung Baru SDN Pasirsedang 2

Next Post

Ini Dia 5 Ide Jualan Kekinian yang Menguntungkan dan Mudah Dimulai

Next Post
Ini Dia 5 Ide Jualan Kekinian yang Menguntungkan dan Mudah Dimulai

Ini Dia 5 Ide Jualan Kekinian yang Menguntungkan dan Mudah Dimulai

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08
Stasiun Cipocok Kota Serang

Stasiun Cipocok Kota Serang Diusulkan Kembali Aktif

Rabu, 4 November 2026 16:34
Kejati Banten

Tiga Kejari di Banten Usut Dugaan Korupsi PKBM, Kajati: Sudah Penyidikan

Senin, 2 November 2026 12:49
KADIN Banten

Enam Ketua KADIN Daerah Boikot Musprov ke-7 Banten, Desak Transparansi Dana

Selasa, 3 November 2026 11:12
PPPK Paruh Waktu Cilegon

Kekurangan Pegawai, Pemkot Cilegon Pindahkan PPPK Paruh Waktu ke Sejumlah OPD

Rabu, 4 November 2026 14:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

by Fahmi
Kamis, 5 November 2026 12:01
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lebak berinisial AA dilaporkan dua rekan kerjanya ke Polda Banten atas dugaan...

Dua Kali Tersandung Kasus Korupsi, Pengawasan PT ABM Diperketat

Dua Kali Tersandung Kasus Korupsi, Pengawasan PT ABM Diperketat

by Yusuf Permana
Kamis, 5 November 2026 11:53
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengawasan terhadap PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM), badan usaha milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, akan diperketat menyusul...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.