TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Salah satu punggawa tim dance SMAN 7 Tangerang Selatan, Refa, membagikan cerita menarik mengenai persiapan mental dan dukungan yang ia dapatkan selama mengikuti Azarine DBL Dance Competition 2025.
Di balik penampilan energik dan penuh percaya diri di atas panggungnya, terdapat proses yang tidak sederhana.
Refa menjelaskan bahwa timnya memiliki ritual sederhana namun penting sebelum naik panggung. Tujuannya adalah untuk meningkatkan stamina, fokus, dan rasa percaya diri.
“Kita biasanya untuk naikin stamina, kita ada peregangan juga, harus mastiin biar badannya panas. Sebelum tampil tuh sering latihan sih. Sama doa. Iya, doa. Itu dia,” ucapnyaa
Bagi Refa, kombinasi antara pemanasan, latihan singkat, dan doa menjadi paket lengkap yang membuat dirinya dan tim lebih siap menghadapi sorotan panggung.
Tidak hanya latihan, dukungan dari orang terdekat juga menjadi energi tambahan bagi Refa. Ketika ditanya siapa yang paling memberi semangat selama turnamen, Refa menjawab dengan penuh antusias.
“Semuanya! adek aku, sama orang tua. Keluarga dan teman-teman. Seluruh orang yang datang sih, soalnya mereka semua semangat banget buat dukung kita. Satu lagi… mantan PDKT-an aku,” ujarnya sambil tertawa.
Dukungan yang datang dari keluarga, teman, hingga orang-orang yang hadir di venue membuatnya merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk tampil maksimal.
Dengan persiapan matang, ritual penyemangat, dan dukungan dari berbagai pihak, Refa menjadi salah satu punggawa penting yang memperkuat penampilan tim dance SMAN 7 Tangerang Selatan.
Performa mereka di Azarine DBL Dance Competition 2025 tak hanya menjadi ajang unjuk skill, tetapi juga momen yang dipenuhi semangat, cinta, dan rasa kebersamaan.
Editor Daru











