LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Pemerintah Kabupaten Lebak mengajukan permohonan open bidding 10 jabatan eselon II kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Proses ini kini tinggal menunggu rekomendasi resmi.
Plt Kepala BKPSDM Lebak Fakhry Fitriana menyatakan Pemkab sudah melayangkan surat usulan kepada BKN.
“Open bidding 10 jabatan eselon II masih menunggu rekomendasi dari BKN,” kata Fakhry, Jumat, 5 Desember 2025.
Pemkab Lebak membutuhkan pejabat definitif di sepuluh OPD tersebut. Pengisian jabatan dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Selain itu, pengisian jabatan ini juga mendukung akselerasi pembangunan yang dicanangkan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya.
Adapun sepuluh jabatan eselon II yang akan diisi melalui open bidding meliputi beberapa OPD strategis.
Jabatan tersebut berada di Dinas Koperasi dan UKM, BKPSDM, Dinas Sosial, dan Dinas Perhubungan.
Selain itu, jabatan juga tersedia di Asisten Daerah III, Bapperinda, dan Bapenda Lebak.
Pemkab juga membuka open bidding untuk DPUPR, DPMD, serta Direktur RSUD Adjidarmo.
Fakhry memastikan Bupati Lebak telah mengirimkan surat resmi ke BKN. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu balasan rekomendasi.
“Pak Bupati sudah mengusulkan secara resmi. Kami berharap rekomendasi segera turun,” ujarnya.
Jika rekomendasi keluar, BKPSDM akan langsung menggelar proses seleksi terbuka.
Sementara itu, Pj Sekda Lebak Halson Nainggolan berharap open bidding bisa berlangsung dalam waktu dekat.
Ia menargetkan seluruh jabatan eselon II yang kosong dapat terisi sebelum akhir tahun 2025.
“Kami harap sebelum akhir tahun semua jabatan eselon II yang kosong sudah terisi,” kata Halson.
Pengisian jabatan ini diharapkan mempercepat layanan publik. Pemkab juga menargetkan kinerja OPD semakin optimal.
Editor: Aas Arbi










