PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID — Unit Kegiatan Mahasiswa Teknologi Informasi dan Komunikasi (UKM Tikom) STKIP Syekh Manshur melaksanakan kegiatan perkaderan Batch 2 pada Sabtu (6/12/2025).
Kegiatan berlangsung di Ruang 5 dan 6 Kampus STKIP Syekh Manshur, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan bertajuk Warm Day (Workshop, Alignment, Regeneration, Motivation) ini fokus pada penguatan literasi digital, kreativitas, dan kebersamaan kader.
Ketua Pelaksana, Lukman, menyampaikan pengkaderan merupakan proses pembentukan generasi penerus yang mampu beradaptasi dengan perkembangan digital.
“Pengkaderan bukan hanya soal regenerasi, tetapi menyiapkan SDM yang siap berperan aktif dalam dunia media dan organisasi,” ujar Lukman kepada RADARBANTEN.CO.ID.
Ia menambahkan, kader Tikom diharapkan tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga kreatif dan kritis. “Sehingga kader Tikom menjadi SDM unggul,” katanya.
Ketua UKM Tikom, Nafis, menegaskan bahwa Tikom hadir sebagai wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan digital dan media.
“Setiap kader harus memahami dasar-dasar media, teknologi, jurnalistik, dan organisasi. Kreativitas serta kemampuan membangun relasi juga menjadi bekal penting menghadapi era digital,” ujar Nafis.
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (PSDP dan Ekraf), Disparbud Pandeglang, Mia Maulani Rizki, menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengembangan pariwisata.
“Mahasiswa Tikom memiliki potensi besar untuk berperan dalam ekonomi kreatif daerah. Digitalisasi adalah kunci perkembangan pariwisata modern,” katanya.
Ia menambahkan, mahasiswa harus dekat dengan dunia digital karena hal ini menjadi kebutuhan industri saat ini. Disparbud terbuka untuk bekerja sama dengan UKM Tikom.
“Konsep literasi digital, pengembangan karya seni, dan program transisi yang dibahas tadi sangat mungkin diteruskan. Semoga ke depan bisa dilakukan kolaborasi demi pengembangan karya kreatif Pandeglang,” ujarnya.
Editor: Mastur Huda











