LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Aktivis Kelompok Masyarakat Anti Korupsi (Kompak) Kabupaten Lebak Nurul Huda meminta seleksi Direktur Perumdam Tirta Kalimaya dilakukan secara transparan dan profesional.
Harapannya, dari hasil seleksi tersebut, terpilih Direktur Perumdam Tirta Kalimaya yang handal dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan di perusahaan daerah tersebut.
“Kami harap, proses seleksi dilakukan secara terbuka dan profesional. Jangan asal pilih, karena unsur kedekatan dengan penguasa,” kata Nurul Huda kepada Radar Banten, Sabtu 6 Desember 2025.
Dikatakan Nurul Huda, persoalan Perumdam Tirta Kalimaya cukup kompleks. Bahkan, mantan Direktur dan Ketua Dewan Pengawas perusahaan penyedia air bersih bagi masyarakat Lebak tersebut tersangkut kasus korupsi.
“Jadi, calon Direktur Perumdam Tirta Kalimaya harus punya komitmen antikorupsi. Kalau tidak, maka perusahaan daerah itu akan menjadi sarang korupsi bagi para pejabatnya,” kata Huda.
Diketahui, saat ini Pemkab Lebak tengah melakukan seleksi calon Direktur dan Ketua Dewan Pengawas Perumdam Tirta Kalimaya. Calon Direktur yang ikut seleksi, yakni Indra Darmawan, Reza Zainudin Ahmad, Hey Neken, Ni’matullah, dan Ahmad Taufiq.
Selain seleksi calon Direktur, Perumdam juga melakukan seleksi Dewan Pengawas. Adapun kandidat Dewan Pengawas yang ikut seleksi, yakni Dade Yan Apriandi, Agus Nugraha, dan Doddy Irawan.
Editor: Mastur Huda











