slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Angka Anak Putus Sekolah di Pandeglang Masih Tersisa Sekitar 2.000 Anak

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
12-12-2025 19:58:37
in Berita Utama, Pandeglang
Angka Anak Putus Sekolah di Pandeglang Tersisa 2.000 Anak

Sekretaris Disdikpora Pandeglang, Nono Suparno/Moch Madani Prasetia

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menekan angka anak putus sekolah (ATS) masih menghadapi hambatan serius. Selain faktor sosial dan pilihan pendidikan masyarakat, ketidakcocokan data antar lembaga menjadi kendala utama.

Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Pandeglang mencatat, hingga akhir tahun ajaran 2024–2025, sekitar 2.000 anak masih masuk kategori ATS. Meski menurun dibanding tahun sebelumnya, angka ini belum mendekati target nol ATS pemerintah.

Baca Juga :

Cegah Anak Putus Sekolah, Farid Muhajirin Kawal Penyaluran PIP di Madrasah

Adde Rosi Dorong Sekolah Rakyat Jadi Solusi Tekan Angka Putus Sekolah di Pandeglang

18 Ribu Anak di Pandeglang Tak Sekolah, Orangtua Pilih Masukan Anak ke Pesantren

175 Siswa Rentan Putus Sekolah di Kota Serang Terima Bantuan Perlengkapan Belajar

Sekretaris Disdikpora Pandeglang, Nono Suparno, mengatakan, menihilkan ATS tidak bisa dicapai dalam waktu singkat. Kondisi geografis dan karakter sosial masyarakat di Pandeglang membuat tantangan ini semakin kompleks.

“Angka putus sekolah itu berjalan terus. Di daerah seperti Pandeglang, ATS tidak akan habis meskipun kita sudah berusaha maksimal,” kata Nono Suparno, Jumat 12 Desember 2025.

Salah satu penyebab tingginya ATS adalah perpindahan siswa ke pondok pesantren setelah lulus SD atau SMP. Banyak pesantren tidak tercatat sebagai lembaga pendidikan formal, sehingga siswa yang pindah tidak masuk data pemerintah.

Disdikpora mendorong masyarakat memilih pesantren yang menyediakan jalur kesetaraan seperti paket B atau paket C melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Langkah ini bertujuan memastikan siswa tetap terdata dalam sistem pendidikan formal.

Masalah terbesar muncul dari administrasi. Ketidakcocokan data antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) membuat ATS sulit dipetakan. Perbedaan penulisan nama hingga status domisili menambah jumlah ATS secara semu.

“Angka ATS itu bukan hanya yang tidak sekolah. Ada juga residu karena datanya tidak valid. Misalnya nama di Disdukcapil tidak sama dengan di Dapodik, padahal anaknya tetap sekolah,” kata Nono.

Untuk mengatasi hal ini, Disdikpora bekerja sama dengan Disdukcapil melakukan verifikasi dan sinkronisasi data. Strategi jemput bola melalui PKBM juga dijalankan untuk memastikan anak di luar sistem pendidikan dapat teridentifikasi.

“PKBM adalah jantung pendidikan masyarakat. Mereka dikelola masyarakat, tapi dilindungi Disdikpora. Kami berharap PKBM menjadi penghubung antara pemerintah dan siswa jalur nonformal,” ujarnya.

Nono mengingatkan orang tua lebih peduli terhadap pendidikan dasar anak. Ia menegaskan, kewajiban belajar 12 tahun merupakan pondasi penting bagi kesejahteraan generasi mendatang.

“Tanpa pengetahuan yang cukup, kesejahteraan masa depan tidak akan tercapai. Pendidikan ini hak sekaligus kewajiban,” tutur Nono.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, hambatan terbesar tetap akurasi data. Selama ketidakcocokan data belum teratasi, jalan menuju target nol ATS masih panjang.

Reporter: Moch Madani Prasetia

Tags: Anak putus sekolahangka putus sekolah di Pandeglang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Masih Ada 31 Ribu Warga Pandeglang Belum Miliki e-KTP

Next Post

Ini Identitas dan Kronologis Penangkapan Terduga Teroris di Kabupaten Serang

Related Posts

Cegah Anak Putus Sekolah, Farid Muhajirin Kawal Penyaluran PIP di Madrasah
Berita Utama

Cegah Anak Putus Sekolah, Farid Muhajirin Kawal Penyaluran PIP di Madrasah

by Purnama Irawan
Jumat, 12 Desember 2025 21:22

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang dan juga Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Pandeglang Farid Muhajirin mengawal...

Read moreDetails

Adde Rosi Dorong Sekolah Rakyat Jadi Solusi Tekan Angka Putus Sekolah di Pandeglang

18 Ribu Anak di Pandeglang Tak Sekolah, Orangtua Pilih Masukan Anak ke Pesantren

175 Siswa Rentan Putus Sekolah di Kota Serang Terima Bantuan Perlengkapan Belajar

Wabup Iing Minta Orang Tua di Pandeglang Jangan Biarkan Anak Sampai Putus Sekolah

Dana Program Indonesia Pintar Disunat, Silakan Lapor ke Ade Rosi Khoerunnisa

Cegah Anak Putus Sekolah, Adde Rosi Salurkan Beasiswa PIP di Pandeglang

Pemkot Tangsel Kaji Sekolah Gratis Secara Penuh, Komponen Biaya Sedang Dihitung

Anak Tidak Sekolah Tinggi, Dewan Pendidikan Pandeglang Dorong Kerja Sama Ponpes Salafi dan PKBM

Polisi Tak Tahan Remaja yang Jadikan Siswi SMP Budak Seks, Begini Alasannya

Next Post
Ini Identitas dan Kronologis Penangkapan Terduga Teroris di Kabupaten Serang

Ini Identitas dan Kronologis Penangkapan Terduga Teroris di Kabupaten Serang

Hari Ini Megawati Umumkan Nama-nama Ketua PDIP se Banten

Hari Ini Megawati Umumkan Nama-nama Ketua PDIP se Banten

Seorang Pria Tenggelam di Bekas Galian Gunung Kaler, Polisi Pelajari Dulu Kasusnya

Seorang Pria Tenggelam di Bekas Galian Gunung Kaler, Polisi Pelajari Dulu Kasusnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Libur Idul Fitri RSUD Adjidarmo Siagakan Dokter dan Perawat 24 Jam

Libur Idul Fitri RSUD Adjidarmo Siagakan Dokter dan Perawat 24 Jam

Jumat, 13 Maret 2026 19:11
Pemprov Banten Keluarkan Surat Edaran WFA 3 Hari, Sekda Jamin Pelayanan Tetap Optimal

Pemprov Banten Keluarkan Surat Edaran WFA 3 Hari, Sekda Jamin Pelayanan Tetap Optimal

Jumat, 13 Maret 2026 19:04
Ini Tiga Daerah di Lebak yang Belum Miliki Buku Nikah Paling Banyak

Ini Tiga Daerah di Lebak yang Belum Miliki Buku Nikah Paling Banyak

Jumat, 13 Maret 2026 18:55
Berbagi di Bulan Ramadhan, PWHC Tebar Ratusan Takjil 

Berbagi di Bulan Ramadhan, PWHC Tebar Ratusan Takjil 

Jumat, 13 Maret 2026 18:05
Cilegon Masuk Program PSEL Batch 2, 300 Ton Sampah per Hari Diolah Jadi Energi Listrik

Cilegon Masuk Program PSEL Batch 2, 300 Ton Sampah per Hari Diolah Jadi Energi Listrik

Jumat, 13 Maret 2026 17:47
Pemkot Serang Pastikan PPPK Paruh Waktu Dapat THR, Begini Rinciannya

Pemkot Serang Pastikan PPPK Paruh Waktu Dapat THR, Begini Rinciannya

Jumat, 13 Maret 2026 17:31
Libur Idul Fitri RSUD Adjidarmo Siagakan Dokter dan Perawat 24 Jam

Libur Idul Fitri RSUD Adjidarmo Siagakan Dokter dan Perawat 24 Jam

Jumat, 13 Maret 2026 19:11
Pemprov Banten Keluarkan Surat Edaran WFA 3 Hari, Sekda Jamin Pelayanan Tetap Optimal

Pemprov Banten Keluarkan Surat Edaran WFA 3 Hari, Sekda Jamin Pelayanan Tetap Optimal

Jumat, 13 Maret 2026 19:04
Ini Tiga Daerah di Lebak yang Belum Miliki Buku Nikah Paling Banyak

Ini Tiga Daerah di Lebak yang Belum Miliki Buku Nikah Paling Banyak

Jumat, 13 Maret 2026 18:55
Berbagi di Bulan Ramadhan, PWHC Tebar Ratusan Takjil 

Berbagi di Bulan Ramadhan, PWHC Tebar Ratusan Takjil 

Jumat, 13 Maret 2026 18:05
Cilegon Masuk Program PSEL Batch 2, 300 Ton Sampah per Hari Diolah Jadi Energi Listrik

Cilegon Masuk Program PSEL Batch 2, 300 Ton Sampah per Hari Diolah Jadi Energi Listrik

Jumat, 13 Maret 2026 17:47
Pemkot Serang Pastikan PPPK Paruh Waktu Dapat THR, Begini Rinciannya

Pemkot Serang Pastikan PPPK Paruh Waktu Dapat THR, Begini Rinciannya

Jumat, 13 Maret 2026 17:31

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Libur Idul Fitri RSUD Adjidarmo Siagakan Dokter dan Perawat 24 Jam

Libur Idul Fitri RSUD Adjidarmo Siagakan Dokter dan Perawat 24 Jam

by Nurabidin
Jumat, 13 Maret 2026 19:11

LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID – Libur lebaran Idul Fitri 2026, pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo, akan berjalan normal seperti...

Pemprov Banten Keluarkan Surat Edaran WFA 3 Hari, Sekda Jamin Pelayanan Tetap Optimal

Pemprov Banten Keluarkan Surat Edaran WFA 3 Hari, Sekda Jamin Pelayanan Tetap Optimal

by Rostinah
Jumat, 13 Maret 2026 19:04

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2026 Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Bagi Pegawai Aparatur Sipil...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak