PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengelola objek wisata di Kabupaten Pandeglang diminta meningkatkan aspek keamanan wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah menyiagakan Balawista di setiap kawasan wisata, khususnya di destinasi wisata pantai, guna mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan.
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi meminta para pengelola wisata untuk memasang rambu-rambu keselamatan dan batas area aman bagi pengunjung.
“Kepada para pengelola objek wisata agar mempersiapkan batasan-batasan atau rambu yang bisa dijadikan area berenang dengan aman dan nyaman, terutama bagi anak-anak,” kata Iing Andri Supriadi, Minggu 21 Desember 2025.
Menurutnya, ketiadaan batas aman di kawasan wisata pantai berpotensi membahayakan pengunjung, terutama anak-anak, karena mereka bisa berenang terlalu jauh ke tengah laut.
“Kalau tidak ada batasan, dikhawatirkan pengunjung atau anak-anak berenang terlalu ke tengah dan ini tentu berisiko,” ujarnya.
Selain pemasangan rambu keselamatan, Iing menegaskan bahwa kehadiran Balawista di setiap lokasi wisata pantai merupakan hal yang wajib selama masa libur Nataru.
“Balawista sangat penting untuk menjaga keselamatan dan keamanan wisatawan yang berkunjung ke pantai-pantai di Kabupaten Pandeglang,” tegasnya.
Pemkab Pandeglang berharap dengan kesiapan pengelola wisata, libur Nataru dapat berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan bagi wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata Pandeglang.
Editor: Mastur Huda











