CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Duhriyah resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GEMA Al-Khairiyah Kota Cilegon periode 2025–2026.
Ia terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung demokratis dan kondusif di Aula DPRD Kota Cilegon, Sabtu 27 Desember 2025.
Musda DPD GEMA Al-Khairiyah Kota Cilegon diikuti dua calon ketua yang telah terverifikasi oleh Badan Pelaksana Musyawarah (BPM), yakni Duhriyah nomor urut 1 dan Bustomi nomor urut 2.
Seluruh rangkaian sidang berjalan tertib sesuai dengan tata tertib dan aturan organisasi.
Berdasarkan hasil pemungutan suara, Duhriyah memperoleh dukungan mayoritas peserta Musda dan ditetapkan sebagai Ketua Formatur terpilih.
“Alhamdulillah saya terpilih sebagai Ketua DPD GEMA Al-Khairiyah Kota Cilegon periode 2025–2026 melalui proses demokrasi pencoblosan,” kata Duhriyah dalam keterangan tertulis yang diterima Radarbanten.co.id, Minggu, 28 Desember 2025.
Duhriyah menegaskan, amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar untuk membawa organisasi lebih progresif dan responsif terhadap persoalan daerah, khususnya di Kota Cilegon.
“Dengan terpilihnya saya, ini menjadi amanat yang lebih besar untuk membawa perubahan, khususnya di Kota Cilegon,” ujarnya.
Ia juga menyatakan akan berpegang teguh pada visi dan misi yang diusung sejak awal pencalonan, serta menjadikan kepercayaan kader sebagai modal utama dalam memimpin organisasi.
“Saya berpegang teguh pada prinsip visi dan misi yang saya bawa. Ini adalah bentuk kepercayaan kepada saya untuk menahkodai kapal besar GEMA Al-Khairiyah,” katanya.
Ke depan, Duhriyah menekankan pentingnya kepengurusan yang adaptif dan peka terhadap isu-isu strategis daerah.
“Sekali mendayung dua pulau terlampaui. Kepengurusan baru harus melek terhadap isu-isu daerah yang berkembang di Kota Cilegon,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











