PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Pandeglang Rd Achmad Zaki melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bertempat Pendopo Bupati Pandeglang. Silaturahmi itu sebagai upaya memperkuat sinergi antara Rutan Pandeglang dan Pemerintah Daerah, khususnya dalam mendukung program kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Karutan Kelas II B Pandeglang Rd Achmad Zaki menyampaikan, pentingnya program berkelanjutan bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.
“Bahwa ketiadaan keterampilan dan pendidikan dapat berdampak serius terhadap masa depan dan kondisi psikologis warga binaan,” katanya usai bersilaturahmi dengan Bupati Pandeglang bertempat Pendopo Bupati Pandeglang, Selasa, 6 Januari 2025.
Karutan menjelaskan, pada saat warga binaan tidak memiliki keterampilan kemungkinan akan berbahaya.
“Dan ketika mereka tidak memiliki ijazah tentu akan berpengaruh pada psikologi mereka. Oleh karena itu, Rutan Pandeglang memiliki program kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi warga binaan,” katanya.
Adanya program KBM ini membatu warga binaan mendapatkan pendidikan dan ijazah.
“Kami berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah atas program-program yang kami jalankan,” katanya.
Rutan Pandeglang sangat memerlukan dukungan agar warga binaan memiliki bakat keterampilan dan pendidikan saat kembali ke tengah masyarakat.
“Sehingga dapat hidup mandiri dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” katanya.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengapresiasi atas upaya Rutan Pandeglang.
“Aktivitas positif bagi warga binaan sangatlah penting untuk menjaga kondisi psikologis dan membentuk karakter yang lebih baik,” katanya.
Bupati Dewi juga memahami, apabila warga binaan tidak memiliki kegiatan seharian tentu akan berdampak kurang baik.
“Kedepan kita bisa berdiskusi lebih lanjut mengenai apa yang dibutuhkan oleh rutan dan apa yang bisa kami dukung. Dukungan itu bisa berupa peralatan maupun bentuk bantuan lainnya,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











