KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Camat Tigaraksa, Cucu Abdurosyyied melakukan peninjauan langsung lokasi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa 13 Januari 2026.
Dimana, banjir tersebut terjadi akibat meluapnya sungai Cimanceuri yang berdampak pada permukiman warga sejak dini hari.
Cucu Abdurosyyied mengatalan bahwa luapan Sungai Cimanceuri tersebut mulai terjadi sekitar pukul 04.20 WIB hingga pukul 12.00 WIB, dengan ketinggian air di titik terendah mencapai sekitar 80 sentimeter dan merendam rumah warga di beberapa kampung.
“Jadi, luapan sungai Cimanceuri ini menyebabkan genangan cukup tinggi di wilayah sekitar bantaran sungai. Namun kami memastikan bahwa kondisi warga aman dan terus melakukan pemantauan di lapangan,”kata Cucu saat meninjau lokasi
Saat ini kata Cucu, kebutuhan mendesak yang diperlukan warga terdampak adalah bantuan logistik.
Pihaknya telah menyampaikan bahwa bantuan logistik sedang dalam proses pengiriman dari BPBD Kabupaten Tangerang.
“Hingga saat ini kondisi air belum sepenuhnya surut karena debit Sungai Cimanceuri masih cukup deras. Dan kami akan terus berkoordinasi dan bersiaga untuk memastikan keselamatan warga,”terang Cucu.
Cucu membeberkan bahwa lokasi terdampak banjir meliputi Kampung Kaduagung Kamalangan RT 02 RW 01, Kampung Kaduagung RT 01 RW 01, serta Kampung Cangkring RT 02 RW 04, seluruhnya berada di Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa.
“Dan berdasarkan data sementara, banjir berdampak pada 30 rumah dengan total 53 kepala keluarga. Rinciannya ada di Kampung Kaduagung Kamalangan RT 02 RW 01 terdapat 16 rumah dengan 28 KK terdampak. Di Kampung Kaduagung RT 01 RW 01 sebanyak 7 rumah dengan 12 KK, serta di Kampung Cangkring RT 02 RW 04 sebanyak 7 rumah dengan 13 KK,” ungkap Cucu
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi











