• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Rutan Pandeglang Berdayakan Warga Binaan Perempuan Lewat UMKM Kerajinan

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Selasa, 13 Januari 2026 19:03
in Berita Utama, Pandeglang
0
Rutan Pandeglang Berdayakan UMKM

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Pandeglang, Iis Yutapiah saat memaparkan beragam produk UMKM kerajinan hasil karya Warga Binaan Perempuan/Moch Madani Prasetia

0
SHARES
77
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang terus mengoptimalkan program pemberdayaan warga binaan perempuan melalui pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Saat ini, sebanyak 10 warga binaan perempuan dilibatkan aktif dalam produksi berbagai kerajinan tangan bernilai ekonomi.

Program tersebut bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sebagai modal kemandirian setelah bebas menjalani masa pidana.

Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang, Achmad Zaki, mengatakan pemberdayaan difokuskan pada pembuatan aksesoris seperti gelang manik-manik, gantungan kunci, serta kerajinan rajut berupa peci, topi bayi, dan tas.

“Program ini sejalan dengan arahan Kemenimipas terkait penguatan UMKM di lingkungan pemasyarakatan. Warga binaan tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga memperoleh premi dari hasil produksi mereka,” kata Achmad Zaki, Selasa 13 Januari 2026.

Menurut Zaki, premi atau upah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tabungan keluarga maupun bekal warga binaan saat kembali ke masyarakat.

Ia berharap produk hasil karya warga binaan perempuan bisa diterima secara luas oleh masyarakat.

“Antusiasme pembeli menjadi motivasi tersendiri bagi warga binaan. Mereka merasa tetap berguna dan mampu membantu keluarga meski sedang menjalani masa pidana,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Pandeglang, Iis Yutapiah, menyampaikan pembinaan keterampilan dilakukan secara terjadwal setiap hari Jumat.

Kegiatan ini melengkapi pembinaan rutin lainnya seperti olahraga, pengajian, dan kesenian degung.

Selain kerajinan tangan, warga binaan perempuan juga memproduksi pangan lokal berupa camilan opak dan emping khas Pandeglang.

Produk tersebut saat ini dipasarkan secara internal melalui koperasi bagi pengunjung dan pegawai rutan.

“Namun pemasaran masih terbatas. Target pasar didominasi keluarga warga binaan serta pesanan terbatas dari instansi luar melalui sistem pre-order,” jelas Iis.

Iis berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah maupun sektor swasta agar produk karya warga binaan dapat menembus pasar UMKM di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

“Kami masih mencari peluang pemasaran melalui jaringan UMKM di luar, baik tingkat kabupaten maupun nasional,” tuturnya.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam membeli produk warga binaan sangat penting sebagai bentuk dukungan terhadap proses reintegrasi sosial.

Hal itu juga dinilai mampu mengikis stigma negatif terhadap mantan narapidana melalui karya dan kemandirian ekonomi.

Di sisi lain, salah seorang warga binaan perempuan berinisial Bunga (nama samaran) mengaku bangga dengan keterampilan merajut yang diperolehnya selama satu tahun mengikuti pembinaan di rutan.

Ia mengaku sebelumnya tidak memiliki kemampuan menganyam, namun kini mampu memproduksi tas, dompet, hingga peci secara mandiri.

“Nanti kalau sudah bebas, saya ingin melanjutkan usaha ini. Saya akan tunjukkan hasil karya saya ke teman-teman. Kalau tertarik, mereka bisa pesan sesuai model dan ukuran,” ujar Mawar.

Ia menambahkan, keterampilan tersebut menumbuhkan rasa percaya diri dan motivasi kuat untuk membangun usaha mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Reporter: Moch Madani Prasetia

Editor: Agung S Pambudi

Tags: Rutan PandeglangUMKM Kerajinanwarga binaan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Halo Kakan, Saluran Pengaduan Masyarakat Soal Pertanahan di Kabupaten Tangerang

Next Post

Pastikan Warga Dalam Kondisi Aman, Camat Tigaraksa Tinjau Banjir di Wilayahnya

Next Post
pastikan warga Tigaraksa aman banjir

Pastikan Warga Dalam Kondisi Aman, Camat Tigaraksa Tinjau Banjir di Wilayahnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap, BNN RI Sita Senjata dan Peluru

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap, BNN RI Sita Senjata dan Peluru

by Fahmi
Kamis, 13 Agustus 2026 19:43
0

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Tim gabungan BNN RI, Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta dan BNNK Jakarta Utara menangkap seorang buronan...

PPPK Pemprov Banten

Nasib PPPK 2027 Aman, Pemprov Banten Tetap Anggarkan Gaji dan Tunjangan

by Yusuf Permana
Kamis, 13 Agustus 2026 16:19
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Banten memastikan keberadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetap aman hingga 2027. Pemprov Banten...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.