CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon, Ahmad Aflahul Aziz, mendorong penguatan peran forum CSR agar mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat yang belum terakomodasi dalam APBD.
Hal tersebut disampaikannya dalam seminar “CSR Komitmen Perusahaan atau Gimik” yang digelar Pokja Wartawan Harian Cilegon di Aula Setda Kota Cilegon, Jumat 23 Januari 2025.
Menurut Aziz, forum CSR harus lebih aktif dan proaktif menjalin komunikasi dengan Pemerintah Daerah, baik Wali Kota maupun dinas terkait, agar program CSR tepat sasaran.
“Forum CSR harus segera komunikasi dengan Pemda supaya cepat menangkap kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Ia bahkan mengusulkan adanya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Non-APBD yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, BUMN, dan BUMD.
“Terserah bentuknya seperti apa, tapi Musrenbang non-APBD ini penting agar CSR bisa terkoordinasi,” katanya.
Selain itu, Aziz juga menuntut transparansi dalam pelaksanaan CSR, terutama yang mengklaim berbasis SDGs. Ia mengkritik program CSR yang hanya bersifat seremonial dan habis pakai.
“CSR jangan cuma belanja seremonial. Harus jelas dampaknya dan transparan,” tegasnya.
Ia tidak menutup kemungkinan adanya pengaturan persentase CSR yang lebih berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.
Reporter: Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











