KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Paramount Petals yang berada di koridor barat Jakarta segera memiliki akses tol langsung Jakarta–Tangerang di KM 25 yang terhubung ke seluruh kawasan.
Kehadiran akses tol tersebut akan memperkuat konektivitas kawasan sekaligus meningkatkan daya tarik serta nilai investasi di Paramount Petals.
Setelah pembangunan fisik selesai, proyek ini akan memasuki tahap Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasional (ULO) guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan tol maupun masyarakat sebelum dioperasikan secara penuh.
Proses pengujian dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
Sejumlah aspek akan dinilai dalam tahap pengujian, antara lain perkerasan jalan, struktur bangunan pelengkap dan penghubung, lajur tol, jarak pandang, akses menuju properti, fasilitas jalan, batas kecepatan, marka jalan, serta rambu-rambu.
Direktur Project Management Paramount Land, Cok Putra Tri Utama, mengatakan proses pembangunan fisik direct toll access Paramount Petals KM 25 saat ini sudah memasuki tahap akhir.
Menurut Cok Putra, tahap akhir pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian penting dari Jalan Tol Jakarta–Tangerang KM 25 yang bertujuan meningkatkan konektivitas antar kawasan serta mobilitas masyarakat.
Selain itu, fasilitas umum di sepanjang ruas tol juga telah siap, seperti lampu penerangan jalan umum (PJU), high mast di area intersection, lampu di area gerbang tol, CCTV di seluruh titik yang telah ditentukan, dynamic message sign (DMS), peralatan tol, marka jalan, rambu-rambu, serta fasilitas pendukung lainnya untuk memasuki tahap ULF dan ULO.
“Direct Toll Access Paramount Petals Jakarta–Tangerang KM 25 ditargetkan siap beroperasi untuk masyarakat pada pertengahan tahun 2026,” ujar Cok Putra, Minggu 1 Februari 2026.
Ia juga mengungkapkan bahwa keberadaan akses tol langsung Jakarta–Tangerang KM 25 yang dihadirkan Paramount Petals menjadi fasilitas unggulan bagi warga dan masyarakat sekitar.
Sebab, akses tol tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas penghuni dan komuter, tetapi juga memaksimalkan eksposur kawasan serta meningkatkan potensi investasi properti di Paramount Petals.
“Dalam skala regional, akses tol ini juga diproyeksikan mampu mengurai kepadatan lalu lintas di arteri Bitung hingga 10 persen atau setara dengan 19–20 ribu kendaraan per hari,” pungkasnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











