JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah sempat melakukan rebound signifikan pada awal pekan, harga emas batangan bersertifikat Antam produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali mengalami koreksi yang sangat dalam. Pada perdagangan Selasa, 3 Februari 2026, harga emas terpantau anjlok hingga Rp183.000 per gram.
Berdasarkan data terbaru dari aplikasi Brankas Antam per pukul 08.49 WIB, harga emas fisik hari ini turun tajam ke level Rp2.844.000 per gram. Angka tersebut merosot signifikan dibandingkan posisi Senin (2/2/2026) yang sempat kembali menguat di level Rp3.027.000 per gram.
Tren Volatilitas Tinggi Berlanjut
Penurunan tajam ini menunjukkan pasar logam mulia masih berada dalam fase volatilitas tinggi pada awal Februari 2026. Dalam sepekan terakhir, pergerakan harga emas menyerupai roller coaster, dengan lonjakan dan penurunan ratusan ribu rupiah hanya dalam hitungan hari.
Berikut rincian harga emas Antam hari ini:
- Emas Fisik: Rp2.844.000 per gram (turun Rp183.000)
- Emas Brankas: Rp2.786.120 per gram (turun Rp183.000)
Aksi Ambil Untung Masif
Analis pasar komoditas menilai anjloknya harga emas hari ini dipicu aksi jual besar-besaran atau profit taking oleh investor, setelah harga sempat menembus level di atas Rp3 juta per gram pada perdagangan sebelumnya.
Selain itu, sentimen global serta penguatan nilai tukar mata uang tertentu juga disinyalir menjadi faktor penekan harga emas dunia yang berdampak langsung terhadap harga emas domestik Antam.
Strategi bagi Investor
Dengan harga yang kembali terkoreksi ke kisaran Rp2,8 juta per gram, sebagian pengamat menilai kondisi ini dapat menjadi peluang bagi investor untuk melakukan akumulasi aset di harga yang lebih rendah (buy on weakness).
Namun, mengingat pergerakan harga yang masih sangat fluktuatif, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terjebak aksi jual karena panik (panic selling). Strategi pembelian bertahap atau dollar cost averaging dinilai masih relevan untuk memitigasi risiko fluktuasi harga yang ekstrem.
Masyarakat disarankan untuk terus memantau pembaruan harga secara berkala melalui aplikasi resmi sebelum melakukan transaksi.*
Editor : Krisna Widi Aria











