CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Rencana pengiriman sampah ke fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPAS Cilowong, Kota Serang, berdampak pada kebutuhan armada pengangkut sampah di Kota Cilegon.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon menyebutkan, daerah ini masih membutuhkan tambahan armada untuk mendukung pengangkutan sekitar 300 ton sampah per hari.
Kepala DLH Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, mengatakan saat ini DLH Cilegon memiliki 23 unit armada pengangkut sampah, terdiri dari 18 arm roll dan sisanya kendaraan pendukung lainnya.
Jumlah tersebut dinilai belum mencukupi untuk melayani kebutuhan pengiriman sampah ke PSEL.
“Untuk mengangkut sekitar 300 ton sampah per hari ke PSEL, kita masih membutuhkan sekitar 25 dump truk tambahan,” kata Sabri, Jumat 6 Januari 2026.
Menurut Sabri, seluruh kebutuhan armada tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah daerah karena program PSEL hanya menangani proses pengolahan sampah.
Sementara pengangkutan dari daerah asal ke lokasi PSEL sepenuhnya ditangani oleh masing-masing pemerintah daerah.
“PSEL itu dilaksanakan oleh Danantara. Daerah hanya menyiapkan kendaraan dan operasional pengangkutan, termasuk BBM,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterbatasan armada saat ini menjadi salah satu faktor yang harus dipersiapkan sebelum PSEL beroperasi.
Selain pengadaan kendaraan, pemerintah daerah juga perlu menghitung kesiapan sumber daya manusia dan biaya operasional harian.
Reporter: Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











