PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Desa Idaman, Ilman, mengantarkan anak yang akan disunat menggunakan perahu menuju rumah Mantri Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, sejauh 15 kilometer. Perahu menjadi andalan alat transportasi karena akses jalan dari Desa Idaman menuju Surianeun terputus akibat banjir luapan Sungai Cilemer.
Sungai Cilemer kembali meluap pada Minggu, 8 Februari 2026, dan terus meningkat hingga Senin, 9 Februari 2026.
Kepala Desa Idaman, Ilman, mengatakan bahwa pada hari ini ia menuju mantri di Desa Surianeun.
“Saya bersama warga mengantar Ade Ikbal, hari ini insyaallah mau sunatan,” katanya, Senin, 9 Februari 2026.
Ilman memanjatkan doa agar proses sunatan berjalan lancar serta banjir segera surut.
“Untuk mengantarkan anak sunat, kita terpaksa naik perahu menyusuri aliran Sungai Cilemer, karena kalau jalur darat akses jalannya putus,” katanya.
Ilman menerangkan, jarak tempuh menuju tempat sunat seorang mantri yang beralamat di Desa Surianeun kurang lebih sejauh 15 kilometer.
“Semoga perjalanan dapat berjalan lancar,” katanya.*
Editor : Krisna Widi Aria











