slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Pandeglang

25.110 Siswa di Pandeglang Tidak Terdata di Dapodik

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
10-02-2026 11:44:10
in Pandeglang

Sekretaris Disdikpora Pandeglang, Nono Suparno/Moch Madani Prasetia

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang mencatat sebanyak 25.110 siswa memiliki data tidak valid atau masuk kategori Residu Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Kondisi ini membuat para siswa berpotensi masuk kategori Belum Pernah Sekolah (BPS) atau Anak Tidak Sekolah (ATS).

Baca Juga :

Ratusan Driver Ojol Antre Ganti Oli-Service Motor Gratis di Baznas Pandeglang

Pemudik Bisa Titip Kendaraan Gratis di Polres Pandeglang, Ini Syaratnya

Jaga Kelestarian Alam, BTNUK Luncurkan 5 Program Pagar Taman Nasional

Hujan Deras Semalaman, Banjir Merendam Desa Cibarani

Residu Dapodik merupakan data induk pendidikan yang belum valid karena belum lengkap, ganda, atau belum sinkron dengan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Sekretaris Disdikpora Pandeglang, Nono Suparno, mengatakan persoalan residu umumnya terjadi akibat ketidaksesuaian data administrasi siswa dengan data kependudukan orang tua.

“Orang tua mendaftarkan anaknya sekolah, tapi kurang memperhatikan kesesuaian data pribadi, baik nama orang tua di KTP maupun data anak di Kartu Keluarga,” kata Nono Suparno, Selasa 10

Menurutnya, selama data belum diperbaiki, status siswa akan tetap bermasalah di aplikasi pendidikan.

“Itu akan tetap berstatus residu atau merah di aplikasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau orang tua dan sekolah lebih teliti saat memasukkan data identitas siswa saat proses pendaftaran sekolah.

“Identitas anak harus sesuai dengan data di KK dan KTP orang tua. Pastikan nama anak dan orang tua benar,” ucapnya.

Nono mengingatkan, dampak paling serius dari data yang tidak valid adalah siswa bisa mengalami kendala saat penerbitan ijazah.

“Yang lebih fatal, siswa bisa mengalami masalah saat penerbitan ijazah,” katanya.

Disdikpora Pandeglang pun terus berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar data siswa dapat diperbaiki.

“Kami melibatkan Disdukcapil dan satuan pendidikan agar penanganan residu bisa lebih efektif. Alhamdulillah tiap tahun bisa diselesaikan,” ujarnya.

Berdasarkan data Disdikpora Pandeglang juga mencatat jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di daerah tersebut mencapai 42.415 anak per 4 Februari 2026.

Nono menjelaskan, angka tersebut merupakan akumulasi dari beberapa kategori, yakni Belum Pernah Sekolah (BPS) atau residu sebanyak 25.110 anak, putus sekolah (drop out/DO) sebanyak 6.187 anak, serta lulus tidak melanjutkan (LTM) sebanyak 11.187 anak.

“Semua kategori itu masuk data ATS, totalnya 42.415 anak,” jelasnya.

Ia menyebut angka ATS cenderung kembali meningkat setiap akhir tahun ajaran.

“Setiap akhir tahun ajaran biasanya naik lagi. Sudah diturunkan, nanti naik lagi,” katanya.

Menurutnya, banyaknya pilihan jalur pendidikan di Pandeglang, termasuk pendidikan di pondok pesantren, turut memengaruhi data tersebut.

“Di Pandeglang banyak pilihan, ada yang lanjut ke SMP, ada juga yang memilih ke pondok pesantren,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan pendidikan formal tetap penting meskipun anak memilih pendidikan di pesantren.

“Kami tidak melarang masuk pesantren, tapi minimal sambil sekolah atau memilih pesantren yang memiliki pendidikan formal,” katanya.

Disdikpora juga mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi siswa saat pendaftaran sekolah agar tidak kembali masuk data residu.

Selain itu, masyarakat juga didorong memanfaatkan jalur pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“PKBM di Pandeglang cukup banyak dan bisa membantu menurunkan angka ATS. Anak yang tidak sekolah formal masih bisa melanjutkan melalui jalur nonformal,” tutupnya.

Editor: Abdul Rozak


Tags: anak tidak sekolahBantenBPS PandeglangDisdikpora Pandeglangkabupaten pandeglangPandeglang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sat Lantas Polres Cilegon Gelar Operasi Keselamatan di Depan Ramayana Cilegon

Next Post

Bumil Melahirkan Dalam Mobil Kades, Anaknya Diberi Nama Bupati Pandeglang

Related Posts

Ratusan Driver Ojol Antre Ganti Oli-Service Motor Gratis di Baznas Pandeglang
Berita Utama

Ratusan Driver Ojol Antre Ganti Oli-Service Motor Gratis di Baznas Pandeglang

by Moch. Madani Prasetia
Sabtu, 7 Maret 2026 15:47

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan driver ojek online (ojol) dan ojek pangkalan di Kabupaten Pandeglang memadati Kantor Badan Amil Zakat Nasional...

Read moreDetails

Pemudik Bisa Titip Kendaraan Gratis di Polres Pandeglang, Ini Syaratnya

Jaga Kelestarian Alam, BTNUK Luncurkan 5 Program Pagar Taman Nasional

Hujan Deras Semalaman, Banjir Merendam Desa Cibarani

Komunitas PSAD Bagikan Ratusan Takjil dan Gelar Nobar Dewa United Banten FC

Stunting Turun, Pemkab Pandeglang Perkuat Lewat KB dan Paket Nutrisi

21 PPPK Paruh Waktu Mengundurkan Diri, 8 Orang Diantaranya Menjadi Pegawai Sekolah Rakyat

Anggota DPR RI Ajak Gen-Z di Pandeglang Jadi Konten Kreator Edukatif

Disnakertrans Pandeglang Buka Posko Pengaduan THR, Perusahaan Nakal Siap Disanksi!

Peminat Kondom KB Pria di Pandeglang Masih Rendah

Next Post

Bumil Melahirkan Dalam Mobil Kades, Anaknya Diberi Nama Bupati Pandeglang

DLHK Kabupaten Tangerang Masih Kekurangan Armada Sampah

Tujuh RT di Desa Karangsetra Pandeglang Kompak Bersih-bersih Lingkungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Bank Sampah Berkah Berbagi Keberkahan Dengan Nasabah dan Warga

Bank Sampah Berkah Berbagi Keberkahan Dengan Nasabah dan Warga

Sabtu, 7 Maret 2026 19:10
Tekan Angka Pengangguran, DPRD Kota Serang Dorong Percepatan Industri Sawah Luhur

Tekan Angka Pengangguran, DPRD Kota Serang Dorong Percepatan Industri Sawah Luhur

Sabtu, 7 Maret 2026 17:57
Polsek Cadasari Santuni Anak Yatim

Polsek Cadasari Santuni Anak Yatim

Sabtu, 7 Maret 2026 17:39
Dampak Pergerakan di Bayah Tanah Meluas, BPBD Lebak Kirim Surat ke Badan Geologi

Dampak Pergerakan Tanah di Bayah Meluas, BPBD Lebak Kirim Surat ke Badan Geologi

Sabtu, 7 Maret 2026 17:26
Masih Banyak Truk Pembawa Hasil Tambang Kabupaten Serang Lewat Cilegon

Masih Banyak Truk Pembawa Hasil Tambang Kabupaten Serang Lewat Cilegon

Sabtu, 7 Maret 2026 17:19
HMI Cilegon Gelar Riung Kebangsaan, Tekankan Peran Umat Beragama Wujudkan Keadilan Sosial dan Ekonomi

HMI Cilegon Gelar Riung Kebangsaan, Tekankan Peran Umat Beragama Wujudkan Keadilan Sosial dan Ekonomi

Sabtu, 7 Maret 2026 17:17
Bank Sampah Berkah Berbagi Keberkahan Dengan Nasabah dan Warga

Bank Sampah Berkah Berbagi Keberkahan Dengan Nasabah dan Warga

Sabtu, 7 Maret 2026 19:10
Tekan Angka Pengangguran, DPRD Kota Serang Dorong Percepatan Industri Sawah Luhur

Tekan Angka Pengangguran, DPRD Kota Serang Dorong Percepatan Industri Sawah Luhur

Sabtu, 7 Maret 2026 17:57
Polsek Cadasari Santuni Anak Yatim

Polsek Cadasari Santuni Anak Yatim

Sabtu, 7 Maret 2026 17:39
Dampak Pergerakan di Bayah Tanah Meluas, BPBD Lebak Kirim Surat ke Badan Geologi

Dampak Pergerakan Tanah di Bayah Meluas, BPBD Lebak Kirim Surat ke Badan Geologi

Sabtu, 7 Maret 2026 17:26
Masih Banyak Truk Pembawa Hasil Tambang Kabupaten Serang Lewat Cilegon

Masih Banyak Truk Pembawa Hasil Tambang Kabupaten Serang Lewat Cilegon

Sabtu, 7 Maret 2026 17:19
HMI Cilegon Gelar Riung Kebangsaan, Tekankan Peran Umat Beragama Wujudkan Keadilan Sosial dan Ekonomi

HMI Cilegon Gelar Riung Kebangsaan, Tekankan Peran Umat Beragama Wujudkan Keadilan Sosial dan Ekonomi

Sabtu, 7 Maret 2026 17:17

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bank Sampah Berkah Berbagi Keberkahan Dengan Nasabah dan Warga

Bank Sampah Berkah Berbagi Keberkahan Dengan Nasabah dan Warga

by Bayu Mulyana
Sabtu, 7 Maret 2026 19:10

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID - Bank Sampah Berkah di Lingkungan Penauan, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan berbagi keberkahan dengan nasabah dan warga sekitar. Berbagi...

Tekan Angka Pengangguran, DPRD Kota Serang Dorong Percepatan Industri Sawah Luhur

Tekan Angka Pengangguran, DPRD Kota Serang Dorong Percepatan Industri Sawah Luhur

by Agung S Pambudi
Sabtu, 7 Maret 2026 17:57

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Angka Pengangguran di Kota Serang turun pada 2025. Itu menunjukkan upaya menekan angka pengangguran di Kota Serang mulai...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak