slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Pandeglang

25.110 Siswa di Pandeglang Tidak Terdata di Dapodik

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
10-02-2026 11:44:10
in Pandeglang

Sekretaris Disdikpora Pandeglang, Nono Suparno/Moch Madani Prasetia

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang mencatat sebanyak 25.110 siswa memiliki data tidak valid atau masuk kategori Residu Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Kondisi ini membuat para siswa berpotensi masuk kategori Belum Pernah Sekolah (BPS) atau Anak Tidak Sekolah (ATS).

Baca Juga :

Angin Puting Beliung Sebabkan 7  Rumah di Pandeglang Roboh

Didaftarkan Sekolah Kesetaraan, 27 WBP Mengikuti KBM Dalam Rutan Pandeglang

Modus Kenalan di Facebook, ASN di Pandeglang Rugi Rp200 Juta Tertipu Investasi Bodong

Horison Altama Pandeglang Targetkan Okupansi 65 Persen Lewat Diversifikasi Pasar

Residu Dapodik merupakan data induk pendidikan yang belum valid karena belum lengkap, ganda, atau belum sinkron dengan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Sekretaris Disdikpora Pandeglang, Nono Suparno, mengatakan persoalan residu umumnya terjadi akibat ketidaksesuaian data administrasi siswa dengan data kependudukan orang tua.

“Orang tua mendaftarkan anaknya sekolah, tapi kurang memperhatikan kesesuaian data pribadi, baik nama orang tua di KTP maupun data anak di Kartu Keluarga,” kata Nono Suparno, Selasa 10

Menurutnya, selama data belum diperbaiki, status siswa akan tetap bermasalah di aplikasi pendidikan.

“Itu akan tetap berstatus residu atau merah di aplikasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau orang tua dan sekolah lebih teliti saat memasukkan data identitas siswa saat proses pendaftaran sekolah.

“Identitas anak harus sesuai dengan data di KK dan KTP orang tua. Pastikan nama anak dan orang tua benar,” ucapnya.

Nono mengingatkan, dampak paling serius dari data yang tidak valid adalah siswa bisa mengalami kendala saat penerbitan ijazah.

“Yang lebih fatal, siswa bisa mengalami masalah saat penerbitan ijazah,” katanya.

Disdikpora Pandeglang pun terus berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar data siswa dapat diperbaiki.

“Kami melibatkan Disdukcapil dan satuan pendidikan agar penanganan residu bisa lebih efektif. Alhamdulillah tiap tahun bisa diselesaikan,” ujarnya.

Berdasarkan data Disdikpora Pandeglang juga mencatat jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di daerah tersebut mencapai 42.415 anak per 4 Februari 2026.

Nono menjelaskan, angka tersebut merupakan akumulasi dari beberapa kategori, yakni Belum Pernah Sekolah (BPS) atau residu sebanyak 25.110 anak, putus sekolah (drop out/DO) sebanyak 6.187 anak, serta lulus tidak melanjutkan (LTM) sebanyak 11.187 anak.

“Semua kategori itu masuk data ATS, totalnya 42.415 anak,” jelasnya.

Ia menyebut angka ATS cenderung kembali meningkat setiap akhir tahun ajaran.

“Setiap akhir tahun ajaran biasanya naik lagi. Sudah diturunkan, nanti naik lagi,” katanya.

Menurutnya, banyaknya pilihan jalur pendidikan di Pandeglang, termasuk pendidikan di pondok pesantren, turut memengaruhi data tersebut.

“Di Pandeglang banyak pilihan, ada yang lanjut ke SMP, ada juga yang memilih ke pondok pesantren,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan pendidikan formal tetap penting meskipun anak memilih pendidikan di pesantren.

“Kami tidak melarang masuk pesantren, tapi minimal sambil sekolah atau memilih pesantren yang memiliki pendidikan formal,” katanya.

Disdikpora juga mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi siswa saat pendaftaran sekolah agar tidak kembali masuk data residu.

Selain itu, masyarakat juga didorong memanfaatkan jalur pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“PKBM di Pandeglang cukup banyak dan bisa membantu menurunkan angka ATS. Anak yang tidak sekolah formal masih bisa melanjutkan melalui jalur nonformal,” tutupnya.

Editor: Abdul Rozak


Tags: anak tidak sekolahBantenBPS PandeglangDisdikpora Pandeglangkabupaten pandeglangPandeglang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sat Lantas Polres Cilegon Gelar Operasi Keselamatan di Depan Ramayana Cilegon

Next Post

Bumil Melahirkan Dalam Mobil Kades, Anaknya Diberi Nama Bupati Pandeglang

Related Posts

Angin Puting Beliung Sebabkan 7  Rumah di Pandeglang Roboh
Pandeglang

Angin Puting Beliung Sebabkan 7  Rumah di Pandeglang Roboh

by Purnama Irawan
Minggu, 19 April 2026 06:57

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Angin puting beliung menyebabkan sebanyak tujuh (7) unit rumah warga di Kampung Kadumalat, Desa Kadumalati, Kecamatan Sindangresmi,...

Read moreDetails

Didaftarkan Sekolah Kesetaraan, 27 WBP Mengikuti KBM Dalam Rutan Pandeglang

Modus Kenalan di Facebook, ASN di Pandeglang Rugi Rp200 Juta Tertipu Investasi Bodong

Horison Altama Pandeglang Targetkan Okupansi 65 Persen Lewat Diversifikasi Pasar

230 Calon Paskibraka Pandeglang Lolos Administrasi, Kini Jalani Seleksi TIU-TKD

Wabup Iing : Pulau Umang Tidak Masuk Aset BMD Pandeglang

Pasca Segel KKP, Operational Wisata Pulau Umang Tetap Berjalan Normal

Maling Gasak Motor Pegawai di Parkiran Bapenda Pandeglang, Aksi Terekam CCTV

KKP Segel Pulau Umang di Pandeglang Usai Viral Dijual Rp65 Miliar ke Asing

Ditegur Saat Ngopi, Anak di Pandeglang Dipukul Ayah Pakai Palu hingga Kritis

Next Post

Bumil Melahirkan Dalam Mobil Kades, Anaknya Diberi Nama Bupati Pandeglang

DLHK Kabupaten Tangerang Masih Kekurangan Armada Sampah

Tujuh RT di Desa Karangsetra Pandeglang Kompak Bersih-bersih Lingkungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Cuaca Banten Hari Ini, Senin 20 April 2026 Sejumlah Wilayah Diprediksi Hujan

Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini, Senin 20 April 2026 Sejumlah Wilayah Diprediksi Hujan

Senin, 20 April 2026 07:51
Pungut Sabu di Pesisir Pantai Cilegon, Polisi Tangkap Dua Warga

Pungut Sabu di Pesisir Pantai Cilegon, Polisi Tangkap Dua Warga

Senin, 20 April 2026 07:38
Amankan Celurit, Polisi Gagalkan Aksi Tawuran di Sepatan Timur

Amankan Celurit, Polisi Gagalkan Aksi Tawuran di Sepatan Timur

Senin, 20 April 2026 07:22
Borong Ribuan Liter BBM Pertalite, Dua Warga di Kramatwatu Ditangkap Polisi

Borong Ribuan Liter BBM Pertalite, Dua Warga di Kramatwatu Ditangkap Polisi

Senin, 20 April 2026 07:13
Bupati Maesyal Dorong PSHT Majukan Olahraga dan Seni Budaya di Kabupaten Tangerang

Bupati Maesyal Dorong PSHT Majukan Olahraga dan Seni Budaya di Kabupaten Tangerang

Senin, 20 April 2026 07:06
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Senin, 20 April 2026 06:29
Cuaca Banten Hari Ini, Senin 20 April 2026 Sejumlah Wilayah Diprediksi Hujan

Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini, Senin 20 April 2026 Sejumlah Wilayah Diprediksi Hujan

Senin, 20 April 2026 07:51
Pungut Sabu di Pesisir Pantai Cilegon, Polisi Tangkap Dua Warga

Pungut Sabu di Pesisir Pantai Cilegon, Polisi Tangkap Dua Warga

Senin, 20 April 2026 07:38
Amankan Celurit, Polisi Gagalkan Aksi Tawuran di Sepatan Timur

Amankan Celurit, Polisi Gagalkan Aksi Tawuran di Sepatan Timur

Senin, 20 April 2026 07:22
Borong Ribuan Liter BBM Pertalite, Dua Warga di Kramatwatu Ditangkap Polisi

Borong Ribuan Liter BBM Pertalite, Dua Warga di Kramatwatu Ditangkap Polisi

Senin, 20 April 2026 07:13
Bupati Maesyal Dorong PSHT Majukan Olahraga dan Seni Budaya di Kabupaten Tangerang

Bupati Maesyal Dorong PSHT Majukan Olahraga dan Seni Budaya di Kabupaten Tangerang

Senin, 20 April 2026 07:06
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Senin, 20 April 2026 06:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Cuaca Banten Hari Ini, Senin 20 April 2026 Sejumlah Wilayah Diprediksi Hujan

Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini, Senin 20 April 2026 Sejumlah Wilayah Diprediksi Hujan

by Nahrul Muhilmi
Senin, 20 April 2026 07:51

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Kondisi cuaca di Provinsi Banten pada Senin, 20 April 2026 diprakirakan hujan ringan di sebagian besar wilayah, dengan potensi hujan...

Pungut Sabu di Pesisir Pantai Cilegon, Polisi Tangkap Dua Warga

Pungut Sabu di Pesisir Pantai Cilegon, Polisi Tangkap Dua Warga

by Fahmi
Senin, 20 April 2026 07:38

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Aparat kepolisian mengamankan dua orang terkait dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan Pesisir Pantai Urugan Tanjung Sekong, Kelurahan Lebakgede,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak