PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Staf Khusus Menteri Menko Pangan, Irna Narulita menyebutkan bibit padi PS-08 yang perdana diuji coba di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, dapat mewujudkan pendapatan petani semakin menguntungkan.
“Jadi ini uji coba tapi sudah terlihat bukti nyatanya, karena biasanya 3 sampai 4 batang, tapi ini cukup 1 batang dan hasilnya bisa dilihat satu rumpun bisa ada anakan sampai 75 batang,” kata Irna Narulita, pada Rabu 11 Februari 2026 di Carita Pandeglang.
Ia mengungkapkan, karena biasanya di Kabupaten Pandeglang itu relatif 1 hektare hanya menghasilkan 5 ton saja. Namun, bibit varietas PS-08 ini bisa 8 sampe 10 ton per hektare.
“Ini mewujudkan bagaimana pendapatan untuk petani semakin baik, dan ketahanan pangan kita jaga agar kita bisa mampu bertahan di kaki sendiri. Kebutuhan untuk pangan kita yang cukupi,” ungkapnya.
Ia meyakini dengan menanam bibit padi PS-08 tersebut dapat pundi-pundi uang ketika panen dapat mensejahterakan para petani sekaligus konsumsi untuk masyarakat di Indonesia.
“Dan ini akan membuktikan bahwa dengan panen pundi-pundi keuangan buat petani, selain itu untuk konsumsi masyarakat Indonesia yang produksi dari petani kita sehingga tidak perlu import bahkan kalau bisa kita yang eksport,” ucapnya.
Menurut dia, setelah panen hasilnya akan diambil oleh Yayasan Bhakti Bela Negara dengan harga HPP sama dengan Bulog penyerapannya Rp6.500.
“Sehingga ini keuntungannya double untuk para petani kita,” ujarnya.
Editor Daru











