PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani meresmikan Gedung Koperasi Merah Putih Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Kamis, 12 Februari 2026.
Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat berbasis desa melalui pengembangan koperasi.
Secara kelembagaan, program Koperasi Desa (Kopdes) atau Kelurahan Merah Putih telah diluncurkan secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Juli 2025. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa melalui pengembangan 80.000 unit koperasi yang dirancang sebagai pusat produksi dan distribusi nasional.
Pembangunan dan Operasional Gedung
Pemerintah saat ini mengakselerasi pembangunan fisik gedung koperasi agar dapat beroperasi secara optimal.
Hingga Desember 2025, sebanyak 27.000 gedung koperasi dilaporkan telah rampung dibangun. Pada Februari 2026, pembangunan di sejumlah titik tercatat telah mencapai 95 persen.
Di Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, pembangunan gedung koperasi telah rampung dan diresmikan langsung oleh Bupati Pandeglang.
Setiap gedung dirancang berukuran sekitar 20 x 30 meter dengan nilai investasi sekitar Rp1,6 miliar per unit. Fasilitas tersebut mencakup kantor administrasi, gudang penyimpanan hasil pertanian, serta gerai atau toko untuk memasarkan produk lokal langsung kepada masyarakat.
Bupati Dewi Setiani menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari arah kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat penggerak ekonomi.
“Desa harus menjadi pelaku utama dalam menggerakkan roda perekonomian dan menentukan masa depannya sendiri. Koperasi Merah Putih ini adalah wujud nyata kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai subjek, bukan lagi objek pembangunan,” katanya.
Ia menegaskan desa harus mandiri, berdaya, dan mampu mengelola potensi yang dimiliki demi kesejahteraan masyarakatnya. Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis sebagai soko guru perekonomian rakyat.
“Keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Desa Kertasana, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan para anggota,” ujarnya.
Bupati Dewi juga berpesan agar koperasi dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Baik dalam hal permodalan, pemasaran hasil usaha, maupun pemenuhan kebutuhan pokok anggota,” katanya.*
Editor : Krisna Widi Aria











