KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mendorong SMPN 12 Kota Tangerang Selatan menjadi lokomotif sekolah hijau dan berkarakter di Kota Tangsel.
Hal itu disampaikannya saat mengunjungi dan melihat program Sekolah Berhati di SMPN 12 Kota Tangsel yang berlokasi di Jalan Jurang Mangu Barat No.62, Kecamatan Pondok Aren.
Program Sekolah Berhati merupakan kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel dengan CSR Sinar Mas yang menitikberatkan pada pembentukan karakter peduli lingkungan melalui konsep integrated farming dan tata kelola sampah sekolah.
Dalam kunjungannya, Benyamin meninjau berbagai hasil kreativitas siswa. Di antaranya tempat sampah elektrik karya pelajar, kebun sayur, budidaya ikan lele, serta penghijauan di lingkungan sekolah yang dirancang sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik.
Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu akademik, tetapi juga ruang membangun karakter, kepedulian, dan tanggung jawab sosial.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar teori, tetapi juga tempat membentuk karakter. Kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini,” ujar Benyamin.
Ia menjelaskan, konsep integrated farming yang diterapkan di SMPN 12 menjadi media edukasi nyata bagi siswa untuk memahami siklus lingkungan, mulai dari menanam, merawat, hingga memanfaatkan hasilnya secara berkelanjutan.
Benyamin berharap praktik baik yang ditampilkan SMPN 12 tidak berhenti di satu sekolah saja.
“SMPN 12 harus menjadi lokomotif bagi sekolah-sekolah lain, baik negeri maupun swasta, supaya sama-sama menjadi sekolah berhati, berkarakter, hijau, asri, dan inovatif,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi para guru dan kepala sekolah yang menjadi penggerak perubahan, serta para siswa yang dinilainya sebagai agen perubahan.
“Kebiasaan kecil seperti memilah sampah, menanam, dan merawat lingkungan adalah investasi masa depan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Benyamin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangsel untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah. Saat ini katanya, Pemkot tengah memfasilitasi infrastruktur pengolahan sampah di berbagai titik.
Benyamin mengatakan, Program Sekolah Berhati ini diharapkan terus berlanjut melalui pendampingan berkelanjutan dari pihak CSR, sehingga menjadi gerakan jangka panjang dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang asri, sehat, dan berkelanjutan di Kota Tangerang Selatan.
Editor: Abdul Rozak











