SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 juta ke setiap kecamatan untuk anggaran siaga bencana di tingkat kecamatan.
Anggaran tersebut agar penanganan bencana yang terjadi di wilayah bisa dilakukan dengan cepat sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal.
Sekretaris Badan Pengeloa Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang, Agus Firdaus, mengatakan Pemkab Serang akan memberikan anggaran sebesar Rp50 juta di kecamatan untuk penanganan bencana yang terjadi di sekitar.
“Ini untuk antisipasi bencana tahunan, ini sebelumnya memang belum pernah dilakukan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 19 Februari 2026.
Menurut Agus, penganggaran tersebut penting dilakukan agar nantinya kecamatan bisa cepat tanggap ketika terjadi bencana alam di sekitarnya, karena anggaran untuk penanganannya sudah tersedia.
“Jadi minimal ketika terjadi bencana, kecamatan itu langsung bisa melakukan pelayanan ke masyarakat dengan baik. Sehingga pemerintah kecamatan tak lagi kebingungan,” tegasnya.
Ia mengatakan, anggaran tersebut tidak dibebaskan penggunaanya, melainkan khusus untuk penanganan kebencanaan dan kegiatan kegawat daruratan yang terjadi.
“Peruntukannya kita kunci, tidak boleh untuk operasional. Misalnya, bisa digunakan untuk pembelian cadangan pangan dan kebutuhan masyarakat saat bencana,” tegasnya.
Selain untuk alokasi bantuan saat bencana terjadi, anggaran tersebut juga bisa untuk dibelikan alat-alat untuk penanganan banjir atau bencana alam lainnya.
“Kalau alatnya menumpuk di BPBD tidak efektif, disebar di kecamatan terlalu banyak juga tidak efektif. Maka asetnya haris punya kecamatan masing-masing, pemeliharaannya juga bisa dilakukan dengan baik,” ujarnya.
Rencananya, skema tersbeut akan dimulai sejak anggaran perubahan tahun 2026, untuk mengantisipasi bencana alam pada saat akhir tahun.
“Akan kita lontarkan di perubahan maupun di anggaran 2027. Intinya ini anggaran diluar anggaran yang sekarang sudah ada di kecamatan. Initinya akan ada tambahan,” tegasnya.
Editor: Abdul Rozak











