RADARBANTEN.CO.ID – Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar, meluapkan kekecewaan mendalam terhadap kepemimpinan wasit dalam laga AFC Champions League Two pada Rabu, 18 Februari 2026.
Menurutnya, keputusan sang pengadil lapangan sangat merugikan klub kebanggaan warga Bandung pada pertandingan leg kedua babak 16 besar.
Laga yang berakhir dengan kemenangan tipis Persib 1-0 melalui gol Andrew Jung. Meski begitu, hasil tersebut tak cukup membawa tim menuju babak perempat final karena secara agregat Maung Bandung kalah 1-3 dari tim asal Thailand.
Umuh secara tegas menyatakan bahwa kepemimpinan wasit Majed Mohammed Alshamrani asal Arab Saudi dinilainya “sangat parah”.
Ia menilai sejumlah keputusan wasit memberi dampak signifikan pada jalannya pertandingan hingga membuat timnya kesulitan.
“Kalah itu biasa, itu ada di sepak bola. Tapi caranya jangan begini,” tegas Umuh dikutip dari Bola.com, Jumat, 20 Februari 2026.
Dirinya menegaskan bahwa cara pertandingan dipimpin seharusnya adil tanpa memicu kontroversi. Ia juga menyebut keputusan wasit terbilang jauh di bawah standar yang semestinya diterapkan di kompetisi level Asia.
Kemarahan Umuh juga turut berkaitan dengan reaksi suporter, Bobotoh, yang sempat mengejar wasit usai pertandingan dan insiden kontroversial tersebut.
Meski memahami amarah mereka, Umuh meminta agar tindakan anarkis tidak dibenarkan karena justru mencoreng citra sepak bola Indonesia.
Umuh menambahkan, persoalan ini bukan hanya masalah klub, tetapi juga menyangkut nama Indonesia di kancah kompetisi Asia. Ia berharap pihak terkait seperti PSSI turut mengangkat isu ini demi menjaga integritas sepak bola Tanah Air.
Meski kecewa, Umuh meminta tim tetap fokus pada kompetisi domestik selanjutnya, yakni BRI Liga 1, dan tidak larut dalam kontroversi. “Fokus kembali pada liga dan bangkit dari hasil ini,” ujarnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











