KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Masjid Agung Al-Amjad yang berada di Tigaraksa tidak lagi hanya berdiri sebagai pusat peribadatan umat Muslim di jantung pemerintahan Kabupaten Tangerang.
Melalui serangkaian inovasi fasilitas baru, masjid tersebut telah berubah menjadi ruang publik yang inklusif, ramah keluarga, hingga menjadi pusat literasi bagi warga.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, meresmikan sejumlah fasilitas baru, mulai dari payung elektrik raksasa ala Masjid Nabawi, ruang laktasi, hingga perpustakaan digital.
“Alhamdulillah, masjid ini adalah kebanggaan kita. Dulu itu jamaah sering kepanasan saat shalat Jumat atau Idulfitri, bahkan sampai memakai payung sendiri. Sekarang, dengan adanya payung permanen dan perbaikan marmer, suasana menjadi lebih teduh,” ujar Maesyal, Jumat sore, 20 Februari 2026.
Sementara itu, Ketua Panitia Harian Masjid Al-Amjad, H. Hariri, mengungkapkan bahwa renovasi besar-besaran ini menargetkan kenyamanan total bagi jamaah.
Salah satu yang paling menarik adalah penyediaan 72 loker khusus tas dan helm guna menjaga kerapian ruang utama masjid.
Tidak hanya itu, masjid ini kini menjadi masjid yang kian ramah terhadap perempuan dan kelompok disabilitas.
“Kami juga menyediakan ruang laktasi (menyusui) dan ruang ganti popok yang layak,” kata Hariri.
Selain itu, untuk jamaah disabilitas, pengelola telah membangun akses jalan khusus hingga tempat wudhu yang aksesibel.
Di sisi intelektual pun tidak luput dari perhatian. Sebuah perpustakaan kini hadir sebagai pusat literasi warga Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, hingga saat ini tercatat sudah ada 312 koleksi buku dari para wakif, mencakup kitab suci hingga buku umum,” ungkapnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











