PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pembangunan Jembatan Gantung Blengbeng, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, telah mencapai 60 persen. Pembangunan jembatan Blengbeng dilakukan secara bergotong royong antara TNI bersama masyarakat Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.
Jembatan gantung ini merupakan jembatan pengganti yang sebelumnya dalam kondisi rusak berat dan membahayakan keselamatan masyarakat karena sudah ambruk berkali-kali.
Pembangunan jembatan ini merupakan gagasan dari Presiden Prabowo Subianto yang meluncurkan program pembangunan infrastruktur demi keamanan akses pendidikan anak sekolah dengan membentuk Satgas Darurat Jembatan untuk mempercepat pembangunan jembatan di seluruh pelosok Indonesia, termasuk Pandeglang.
Satuan TNI yang ikut terjun langsung melaksanakan pembangunan berasal dari Yonif TP 842/Badak Sakti, anggota Kodim 0601/Pandeglang, serta unsur terkait lainnya.
Danramil 0116/Cikeusik Kapten Inf Purgiarto mengatakan, pembangunan Jembatan Gantung Blengbeng sudah hampir selesai.
“Sudah mencapai 60 persen. Dikerjakan secara maraton oleh TNI bersama masyarakat,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 20 Februari 2026.
Jembatan Blengbeng ini masuk dalam proyek pembangunan gagasan Presiden Prabowo melalui Kementerian Pertahanan dalam rangka percepatan infrastruktur untuk akses masyarakat.
“Utamanya untuk akses pendidikan anak sekolah,” katanya.
Pembangunan jembatan gantung ini dimulai pada bulan Januari lalu hingga Februari ini terus berlanjut.
“Masyarakat dan TNI bahu-membahu bergotong royong. Karena memang sudah lama menantikan pembangunan jembatan,” katanya.
Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang, Roni, mengatakan kondisi Jembatan Blengbeng yang lama memang sudah dalam keadaan rusak dan membahayakan.
“Sebagai penggantinya saat ini tengah dibangun jembatan gantung baru. Dibangun oleh TNI bersama masyarakat,” katanya.*
Editor : Krisna Widi Aria











