LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Bali United harus puas berbagi angka saat menghadapi PSIM Yogyakarta di pertandingan pekan ke-22 BRI Super League.
Pertandingan panas berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin 23 Februari 2026 malam berakhir imbang 3-3.
PSIM sempat tertinggal tiga gol lebih dulu dari Bali United lewat gol-gol dari Thijmen Goppel, Tim Receveur, dan Irfan Jaya.
Namun Laskar Mataram tak menyerah dan sukses bangkit untuk membawa pulang satu poin dari Bali United.
Keberhasilan PSIM mencetak tiga gol balasan tak lepas dari kartu merah yang diterima pemain Bali United, Joao Ferrari pada menit ke-71.
Kondisi itu dimanfaatkan tuan rumah untuk memperkecil defisit gol. Gol bunuh diri Ricky Fajrin pada menit ke-88 kemudian menjadi momentum kebangkitan PSIM.
Tak lama berselang, Franco Ramos Mingo mencetak gol penyeimbang untuk menutup skor 3-3 yang membuat pertandingan berlangsung dramatis.
Hasil tersebut membuat Bali United masih tertahan di papan tengah klasemen sementara dengan koleksi 29 poin dari 22 pertandingan. Posisi ini menunjukkan tim asuhan Johnny Jansen masih mencari konsistensi.
Meski tampil dominan di awal pertandingan, Bali United gagal mempertahankan keunggulan. Tim asal Pulau Dewata perlu memperbaiki penyelesaian akhir serta kedisiplinan agar tidak mudah kebobolan saat unggul jumlah pemain.
Editor: Bayu Mulyana











