CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Cilegon sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari menyebabkan banjir kembali melanda Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Jumat 6 Maret 2026.
Air yang berasal dari luapan Kali Cibeber menggenangi permukiman warga hingga ke badan jalan. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat di kawasan tersebut sempat terganggu.
Ketua RW 03 RT 03 Lingkungan Sambirata, Sulaeman, mengatakan hujan deras mulai turun sekitar pukul 01.00 WIB. Tidak lama kemudian, debit air di kali mulai meningkat hingga akhirnya meluap ke permukiman warga.
“Mulai hujan itu sekitar jam satu malam. Air mulai naik sekitar setengah tiga, kemudian sekitar jam empat mulai banjir, dan jam lima air sudah masuk ke jalan,” kata Sulaeman kepada wartawan.
Ia menyebutkan, banjir kali ini berdampak cukup luas karena merendam sejumlah wilayah RT di Lingkungan Sambirata.
“Kalau rumah yang terdampak kurang lebih sekitar 200 kepala keluarga. Itu ada di RT 06, RT 05, RT 04, RT 03 dan RT 02, jadi lima RT yang kena dampak,” ujarnya.
Menurut Sulaeman, banjir diduga terjadi akibat meluapnya Kali Cibeber yang tidak mampu menampung debit air saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
“Kalau penyebabnya kemungkinan karena kali penuh lalu meluap. Untuk tanggul sendiri sebelumnya sudah diperbaiki oleh pihak PU,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, banjir yang terjadi pada Jumat pagi tersebut merupakan yang kelima kalinya terjadi sepanjang tahun 2026 di wilayah tersebut.
“Kalau tahun ini sudah lima kali kena banjir,” ucapnya.
Meski sempat merendam permukiman warga, proses evakuasi tidak berlangsung besar-besaran karena banjir terjadi saat menjelang pagi dan berangsur surut pada siang hari.
“Ada warga yang sempat dievakuasi, tapi tidak terlalu banyak karena banjirnya agak siang. Biasanya warga mengungsi ke sekolah atau madrasah,” pungkasnya.
Editor Daru











