SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana membuat ikon wisata di Kecamatan Anyar. Proyek ini terinspirasi dari Royal Baroe di Kota Serang.
Pembangunan ikon tersebut diharapkan akan direalisasikan pada tahun ini, dengan alokasi anggaran Rp 2 miliar untuk penataan kawasan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang, Mochamad Ronny Natadipraja, mengatakan bahwa pembangunan ikon wisata di Kecamatan Anyar akan menjadi program prioritas pada tahun 2026.
“Kita rencananya akan membuat penataan seperti Royal Baroe, Kota Serang, jadi nanti lokasinya di Kecamatan Anyer. Cuma titiknya belum kita tentukan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis, 12 Maret 2026.
Pembangunan ikon wisata sengaja ditargetkan selesai tahun ini agar bisa menunjang pelaksanaan event skala nasional yang akan dilaksanakan tahun ini. Yakni, Festival Anyar-Panarukan.
Ronny mengaku telah melakukan perencanaan dan berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) supaya rencana pembangunan ikon wisata bisa dilaksanakan sesuai aturan.
“Kita sudah mulai melakukan perencanaan. Intinya BBJN mengizinkan, tapi mereka ingin lihat perencananya seperti apa dan ada syarat-syarat yang harus kita penuhi supaya tidak melanggar aturan,” katanya.
Menurut Ronny, tujuan pembangunan ikon wisata tersebut adalah untuk meningkatkan geliat pariwisata di Kabupaten Serang, khususnya di kawasan Anyar-Cinangka.
“Karena Anyer itu merupakan destinasi wisata nasional bahkan internasional. Sehingga harapannya ketika ditata itu akan menjadi daya tarik yang akan meningkatkan wisatawan di Anyer,” jelasnya.
Ronny mengaku, rencana pembangunan ikon baru tersebut merupakan inisiasi Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah.
Menurutnya, pembangunan ikon wisata akan disesuaikan dengan karakter potensi lokal dan menggambarkan Kabupaten Serang.
“Ini berdasarkan ide dari Ibu Bupati, pembangunannya kita sesuai dengan hasil kajian konsultan. Apakah bisa disamakan dengan Braga atau karakter lokal, pembangunannya insya Allah tahun ini,” paparnya.
DPUPR Kabupaten Serang juga akan mempercantik alun-alun di tiap Kecamatan, sehingga bisa menjadi tempat berkumpul yang nyaman bagi masyarakat sekitar. Tahun ini ditargetkan ada sebanyak dua alun-alun yang akan dipercantik.
“Untuk tahun ini ada Alun-Alun Kecamatan Pamarayan dan Alun-Alun Kecamatan Ciomas,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











