PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang menyiagakan ratusan tenaga kesehatan (nakes) untuk mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Sebanyak 650 personel diterjunkan, terdiri dari dokter, perawat, apoteker, hingga pengemudi ambulans.
Kepala Dinkes Pandeglang, Eni Yati, mengatakan, seluruh nakes akan disebar di sejumlah pos pelayanan guna memberikan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Jika diperlukan penanganan lanjutan, pasien akan dirujuk ke puskesmas terdekat hingga rumah sakit.
“Setiap pos pelayanan memberikan layanan sesuai kebutuhan masyarakat. Jika membutuhkan tindakan lebih lanjut, akan dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat,” kata Eni Yati, Selasa 16 Maret 2026.
Selain tenaga kesehatan, Dinkes juga menyiagakan sekitar 38 unit ambulans, terdiri dari 36 unit milik puskesmas dan 2 unit dari PSC 119.
“Ambulans tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah,” ujarnya.
Dinkes Pandeglang juga menambah 6 titik posko pelayanan, yakni di Terminal Kadubanen, Alun-alun Pandeglang, Mengger, Terminal Tarogong, Carita, dan Panimbang. Posko tersebut akan mulai didirikan pada akhir pekan ini dalam bentuk tenda pelayanan.
Menurut Eni, posko tambahan itu disiapkan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan maupun kelelahan pemudik, termasuk wisatawan yang menuju kawasan pantai seperti Carita selama libur Lebaran.
Reporter: Moch Madani Prasetia











