SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Serang berkolaborasi dengan Muspika Kecamatan Kragilan dan masyarakat sekitar melakukan aksi bersih-bersih lingkungan (Korve) di lingkungan Kecamatan Kragilan.
Aksi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang ditindaklanjuti melalui Surat Edaran Bupati Serang terkait pelaksanaan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI).
Humas Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Serang Dani Kusumah, mengatakan pihaknya telah berkolaborasi dengan pemerintah tingkat kecamatan untuk melakukan bersih-bersih lingkungan.
Aksi bersih-bersih difokuskan pada penanganan sampah liar yang selama ini menumpuk di wilayah Cisereh, Desa Kragilan.
“Ini sebagai tindak lanjut dari surat edaran bupati. Intinya kami bersama-sama melaksanakan aksi bersih dalam program Indonesia ASRI,” katanya, Selasa 31 April 2026.
Dani mengungkapkan, ada berbagai unsur yang aktif terlibat dalam pelaksanaan kegiatan bersih-bersih lingkungan, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Serang dan pihak Kecamatan Kragilan yang menyediakan armada pengangkut sampah. Ada pula keterlibatan aparat keamanan seperti Polsek dan Koramil Kragilan.
Lalu, IKPP Serang ikut menerjunkan alat berat guna mempercepat proses pemindahan sampah ke armada pengangkut. “Armada dari Dinas LH dan kecamatan, sedangkan alat berat dari Indah Kiat digunakan untuk membantu pengangkutan sampah ke truk,” ucapnya.
Alasan penggunaan alat berat karena sampah di Cisereh sudah sangat menumpuk sehingga akan membutuhkan waktu yang lama apabila dilakukan secara manual. Mayoritas sampah merupakan sampah rumah tangga yang ada di lokasi tersebut. Sampah itu biasa dibuang sambil melintas di pinggir jalan.
Pada pelaksanaan aksi bersih-bersih sampah, ada sekitar 10 truk sampah berhasil diangkut. “Sebelum puasa kita juga sudah pernah melakukan kegiatan serupa, di antaranya di dekat Jembatan Ciujung dan di Cisereh ini, karena ada lagi sampahnya hari ini di Cisereh lagi,” katanya.
Selain membersihkan sampah liar, IKPP bersama dengan Muspika Kecamatan Kragilan juga melakukan edukasi terhadap masyarakat sekitar agar mereka mau menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Salah satunya ialah dengan melakukan pemasangan spanduk larangan membuang sampah sembarangan di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pembuangan liar, khususnya di pinggir jalan.
Camat Kragilan, M Mujtahidi, mengatakan pemasangan spanduk dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, termasuk oleh pengendara yang kerap membuang sampah saat melintas.
“Kami ingin masyarakat lebih sadar untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Ke depan, pihak kecamatan berencana akan memasang CCTV di titik-titik sampah liar serta menempatkan petugas untuk melakukan pengawasan. “Sehingga masyarakat tak lagi berani membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Editor: Abdul Rozak











