slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Keluarga TKI Asal Lebak Wangi Sebut Ada Kejanggalan atas Kasus Kematian Siti Muijah

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
03-04-2026 08:03:49
in Berita Utama, Hukum, Kabupaten Serang
Jenazah korban saat tiba dirumah duka pada Rabu 1 April 2026.

Jenazah korban saat tiba dirumah duka pada Rabu, 1 April 2026.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Pihak keluarga Siti Muijah (39), yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kampung Ragas RT 05 RW 06, Desa Purwadari, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang menduga ada kejanggalan atas kematian anggota keluarga mereka di Arab saudi. Ditambah lagi, tertutupnya informasi mengenai penyebab kematian Siti Muijah menambah kecurigaan pihak keluarga.

Paman korban, Suwandi mengatakan, tiga bulan lalu korban sudah menginformasikan kepada sang suami bahwa ia mengalami sakit dan ingin agar bisa segera dipulangkan. Namun ketika sang suami meminta kepada pihak agen pemberangkatan atau sponsor agar istrinya bisa dipulangkan, tidak ada tanggapan serius dari pihak sponsor.

“Malah pada tanggal 8 Februari lalu, suami korban menerima video dari pihak sponsor bahwa istrinya mengaku sudah sehat dan siap bekerja kembali dan akan mengambil kontrak dua tahun,” ungkapnya, Kamis, 2 April 2026.

Pihak keluarga banyak menemukan kejanggalan dari video tersebut lantaran korban terlihat sangat pucat, sehingga mereka menduga bahwa korban dipaksa untuk mengatakan hal tersebut. Kecurigaan bahkan semakin menguat lantaran setelah menerima video tersebut, komunikasi keluarga dengan korban terputus selama kurang lebih 15 hari. Handphone korban bahkan tidak bisa dihubungi karena disita olah pihak Syarikah.

“Setelah 15 hari putus komunikasi kita mendapatkan kabar dari pihak sponsor bawah keluarga kami atas nama Siti Muijah meninggal dunia. Namun ia tidak menyertakan bukti apapun dan tidak memberitahu soal penyebab kematian korban,” ujarnya.

Kecurigaan keluarga semakin kuat ketika pihak sponsor meminta agar keluarga mengikhlaskan korban bisa dimakamkan di Arab Saudi. Dari hal tersebut pihak keluarga menduga kalau korban mengalami tindakan yang tidak tidak mengenakan.

Ditambah lagi, adanya pengakuan dari almarhum mengenai banyaknya tindakan yang tidak mengenakan yang dialaminya sebelum meninggal dunia. Bahkan, almarhum mengeluh sakit dan ingin segera dipulangkan.

Suwandi mengaku adanya bukti-bukti dari korban yang dikirimkan sebelum ia meninggal dunia yang semakin menambah kecurigaan keluarga bahwa korban mengalami penyiksaan. Seperti voice note almarhum yang disekap, tidak diberi makan, dan tidak mendapatkan pengobatan. 

Ia juga mengungkapkan kejanggalan lainnya atas kematian Siti Muijah. Misalnya, ada perbedaan waktu meninggal yang tertuang dalam dokumen autopsi yang didapat dari pihak rumah sakit dan yang disampaikan oleh pihak Syarikah dan pihak agen pemberangkatan kepada pihak keluarga korban.

Pihak keluarga menerima dokumen hasil visum dari rumah sakit Arab Saudi yang mengatakan jika korban telah meninggal dunia sejak tanggal 2 Februari 2026. “Kalau betul meninggal tanggal 2 Februari, kenapa ada terbit video pada tanggal 8 Februari. Bahkan setelah video itu keluarga putus kontak dan tidak ada komunikasi. Keluarga dapat kabar meninggal di tanggal 26, makanya kami menduga ada hal yang ditutup-tutupi, karena di tanggal 2 sampai 26 ini kan ada jeda 24 hari ini ada apa, kenapa ditutupi,” ujarnya.

Keluarga menduga ada upaya rekayasa yang dilakukan oleh pihak Syarikah maupun oleh pihak sponsor yang ingin menyembunyikan penyebab kematian korban. Sehingga keluarlah video korban yang dikirim tanggal 8 Februari. “Dengan fakta yang kami terima ini direkayasa, buktinya terbit video. Kok orang meninggal bisa bikin video,” tandas Suwandi.

Selain itu, tertutupnya informasi mengenai penyebab kematian korban, dan menghilangnya pihak agen pemberangkatan kian menguatkan kecurigaan keluarga korban mengenai adanya kejanggalan kematian korban. “Bahkan perwakilan dari sponsor bernama Pak Sobur saya bawa ke rumah almarhum karena ia memaksa meminta untuk dibawa. Namun ia tetap tidak bisa menjelaskan keadaan jenazah,” ujarnya.

Baca Juga :

Enam Jembatan Perintis Garuda Dibangun di Kabupaten Serang

2027, Pemkab Serang Bakal Potong TPP ASN yang Kinerjanya Buruk

KSPN Nikomas Gemilang Berikan Apresiasi untuk Anak Berprestasi

Di MTQ ke XXIII Tingkat Provinsi Banten, Kabupaten Serang Raih Juara III

Namun setelah pertemuan itu, pihak keluarga akhirnya putus komunikasi dengan pihak sponsor dan tidak lagi mendapatkan penjelasan. Hanya satu pihak yang bisa dihubungi yakni dari pihak PT Alfa Nusantara Perdana yang bernama Ali yang memproses pemberangkatan almarhum. “Kita hubungi Pak Ali, sebelumnya tidak mengaku namun setelah didesak akhirnya ia mengaku bahwa korban sudah meninggal dunia. Saat kita mintai pertanggungjawaban, yang bersangkutan justru mengancam akan menempuh jalur hukum. Setelah itu ia juga tidak bisa dihubungi,” ujarnya.

Lantaran sampai saat ini pihak sponsor maupun pihak perusahaan bahkan tidak bisa dihubungi, maka pihak keluarga mengadukan permasalahan ini ke pihak BP2MI di Jakarta. “Kita mau jenazah ini ditemukan dan bisa difasilitasi untuk dipulangkan. Sehingga akhirnya korban bisa dipulangkan,” ujarnya.

Saat ini, pihak keluarga juga sudah menempuh jalur hukum dengan melaporkan seluruh pihak yang terlibat ke Bareskrim Polri. “Pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian,” tegas Suwandi.

Ia mengatakan, pihak keluarga pun berharap agar penyebab kematian bisa diketahui dengan sebenarnya. Jika ada tindakan kriminalitas yang dilakukan oleh seluruh pihak bisa diproses secara hukum.

Editor : Rostinah

Tags: Arab Saudikabupaten serangkecamatan lebak wangiPemkab SerangTKI Meninggal
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pastikan Jemaat Ibadah dengan Khidmat, Polresta Tangerang Siap Amankan Paskah

Next Post

Untuk Keamanan, Pemkab Serang Minta TKI Berangkat Secara Prosedural

Related Posts

Enam Jembatan Perintis Garuda Dibangun di Kabupaten Serang
Kabupaten Serang

Enam Jembatan Perintis Garuda Dibangun di Kabupaten Serang

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 11 Juli 2026 16:05

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak enam Jembatan Perintis Garuda dibangun di Kabupaten Serang. Program Jembatan Perintis Garuda merupakan percepatan pembangunan infrastruktur...

Read moreDetails

2027, Pemkab Serang Bakal Potong TPP ASN yang Kinerjanya Buruk

KSPN Nikomas Gemilang Berikan Apresiasi untuk Anak Berprestasi

Di MTQ ke XXIII Tingkat Provinsi Banten, Kabupaten Serang Raih Juara III

Rapat Bersama Mitra, Komisi I DPRD Kabupaten Serang Beri Sejumlah Catatan

250 Pengurus PKS Banten Kemah di Gunung Malang Cinangka, Tumbuhkan Jiwa Bela Negara

Komisi II DPRD Kabupaten Minta OPD Prioritaskan Program yang Berpihak ke Masyarakat

DPRD Kecam Tindakan Kapal Tongkang yang Buang Material di Laut Bojonegara

Lahan Parkir di RSDP Serang Tidak Memadai, Manajemen Diminta Cari Investor

Indukan Diperbaharui, Produksi Benih Ikan di BBI Baros Meningkat

Next Post
Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, saat mengunjungi rumah korban.

Untuk Keamanan, Pemkab Serang Minta TKI Berangkat Secara Prosedural

Ilustrasi penggunaan plastik (iStock).

Kenapa Harga Plastik Saat Ini Naik? Ini Penyebab Utamanya

Rapat rekapitulasi pemilih oleh KPU Banten (doc KPU)

Jumlah Pemilih Tembus Banten 9,27 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Jadi Syiar Islam dan Pemberdayaan Masyarakat, Festival Muharram Cengkok Diapresiasi

Jadi Syiar Islam dan Pemberdayaan Masyarakat, Festival Muharram Cengkok Diapresiasi

Sabtu, 11 Juli 2026 17:56
Ditangkap Polda Banten di Cikande, Akhmad Sapei Didakwa Edarkan Narkotika Jenis Sabu

Ditangkap Polda Banten di Cikande, Akhmad Sapei Didakwa Edarkan Narkotika Jenis Sabu

Sabtu, 11 Juli 2026 17:26
Tingkatkan Prestasi Bulutangkis, PBSI Banten Lantik Pengurus PBSI Pandeglang

Tingkatkan Prestasi Bulutangkis, PBSI Banten Lantik Pengurus PBSI Pandeglang

Sabtu, 11 Juli 2026 16:54
Enam Jembatan Perintis Garuda Dibangun di Kabupaten Serang

Enam Jembatan Perintis Garuda Dibangun di Kabupaten Serang

Sabtu, 11 Juli 2026 16:05
FKIK Untirta Ajak Anak Jadi “Little Anatomist”, Belajar Anatomi Lewat Petualangan Interaktif

FKIK Untirta Ajak Anak Jadi “Little Anatomist”, Belajar Anatomi Lewat Petualangan Interaktif

Sabtu, 11 Juli 2026 15:56

2027, Pemkab Serang Bakal Potong TPP ASN yang Kinerjanya Buruk

Sabtu, 11 Juli 2026 15:51
Jadi Syiar Islam dan Pemberdayaan Masyarakat, Festival Muharram Cengkok Diapresiasi

Jadi Syiar Islam dan Pemberdayaan Masyarakat, Festival Muharram Cengkok Diapresiasi

Sabtu, 11 Juli 2026 17:56
Ditangkap Polda Banten di Cikande, Akhmad Sapei Didakwa Edarkan Narkotika Jenis Sabu

Ditangkap Polda Banten di Cikande, Akhmad Sapei Didakwa Edarkan Narkotika Jenis Sabu

Sabtu, 11 Juli 2026 17:26
Tingkatkan Prestasi Bulutangkis, PBSI Banten Lantik Pengurus PBSI Pandeglang

Tingkatkan Prestasi Bulutangkis, PBSI Banten Lantik Pengurus PBSI Pandeglang

Sabtu, 11 Juli 2026 16:54
Enam Jembatan Perintis Garuda Dibangun di Kabupaten Serang

Enam Jembatan Perintis Garuda Dibangun di Kabupaten Serang

Sabtu, 11 Juli 2026 16:05
FKIK Untirta Ajak Anak Jadi “Little Anatomist”, Belajar Anatomi Lewat Petualangan Interaktif

FKIK Untirta Ajak Anak Jadi “Little Anatomist”, Belajar Anatomi Lewat Petualangan Interaktif

Sabtu, 11 Juli 2026 15:56

2027, Pemkab Serang Bakal Potong TPP ASN yang Kinerjanya Buruk

Sabtu, 11 Juli 2026 15:51

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Jadi Syiar Islam dan Pemberdayaan Masyarakat, Festival Muharram Cengkok Diapresiasi

Jadi Syiar Islam dan Pemberdayaan Masyarakat, Festival Muharram Cengkok Diapresiasi

by Mulyadi
Sabtu, 11 Juli 2026 17:56

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menghadiri Festival Muharram Cengkok 1448 Hijriah yang...

Ditangkap Polda Banten di Cikande, Akhmad Sapei Didakwa Edarkan Narkotika Jenis Sabu

Ditangkap Polda Banten di Cikande, Akhmad Sapei Didakwa Edarkan Narkotika Jenis Sabu

by Fahmi
Sabtu, 11 Juli 2026 17:26

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Akhmad Sapei didakwa menjadi kurir sekaligus pengedar narkotika jenis sabu milik seorang perempuan berinisial Iz yang kini...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak